Pengunjung Meningkat, “Homestay” Damandiri di Samiran Berkembang Pesat

Editor: Irvan Syafari

797

SOLO — Ibarat gayung bersambut. Ungkapan itu pas benar menggambarkan sambutan masyarakat atas keberadaan Kampung Homestay Damandiri. Pada awal dirintis, jumlah homestay 10 unit, namun memasuki tahun kedua minat masyarakat untuk mendirikan homestay semakin tinggi.

Penambahan homestay ini tak lepas dari kian bergeliatnya Desa Samiran sebagai salah satu desa wisata yang ada di Kecamatan Selo, Boyolali. Dari tahun ke tahun, wilayah yang diapit dua gunung, yakni Merapi dan Merbabu ini tak pernah sepi pengunjung. Desa Samiran yang diproyeksikan sebagai desa mandiri lestari kian bersemangat.

“Alhamdulillah perkembangan Homestay Damandiri lumayan bagus. Dari yang semula hanya 10 unit, saat ini sudah ada 14 pengajuan yang baru homestay dan sudah disetujui,” ucap Sekretaris Koperasi Damandiri Desa Samiran Ary Setiani saat ditemui Cendana News, Senin (16/4/2018).

Menurut dia adanya penambahan 14 homestay ini datang dari warga baru di Samiran, dan mereka semua menjadi anggota koperasi. Rata-rata mereka tertarik dengan usaha yang dikembangkan oleh Damandiri dengan sistem kerjasama yang dikelola melalui koperasi.

Penambahan homestay dinilai cocok karena mendukung dengan konsep wisata yang tengah gencar dilakukan pemerintah, baik pemerintah kecamatan maupun kabupaten.

Terlebih, di sekitar Desa Samiran telah muncul berbagai destinasi wisata baru yang berkaitan dengan pemandangan alam gunung Merapi maupun Merbabu. Untuk pengunjung homestay, mahasiswi Perguruan Tinggi Swasta di Solo ini menyebut cukup banyak untuk libur panjang akhir pekan. Pengunjung homestay berasal dari lokal Solo, sekitar Jawa Tengah dan Yogyakarta.

“Tapi kalau libur panjang bisa juga dari kota-kota besar di Indonesia. Ada tamu yang datang dari Jakarta atau Surabaya. Ada yang juga dari manca negara yang tengah mendaki gunung Merapi atau Merbabu,” ungkap perempuan yang akrab disapa Ary.

Untuk hari biasa, rata-rata pengunjung homestay per bulannya bisa mencapai 40 orang. Namun kondisi itu tidak menentu, karena lebih ditentukan banyak sedikitnya libur panjang dalam setiap bulanya.

Tak hanya homestay yang mulai bergeliat, keberadaan Yayasan Damandiri yang menjadi kail perekonomian masyarakat Samiran juga terus dirasakan. terbukti keanggotaan Koperasi Damandiri di Desa Samiran juga meningkat drastis.

“Dari yang semula hanya 21 anggota, saat ini sudah bertambah menjadi 44 anggota. Penambahan anggota ini kita rekrut dari masyarakat. Baik pemberdayaan masyarakat maupun potensi lainnya,” tandasnya

Baca Juga
Lihat juga...