Pengusaha Ekspedisi Minta Jalan Pelabuhan Segera Diperbaiki

Editor: Satmoko

320

BANJARMASIN – Tingginya aktivitas barang yang masuk ke Pelabuhan Trisakti Banjarmasin jelang Ramadhan, diharapkan bisa berbanding lurus dengan komitmen Pemerintah Daerah (Pemda) untuk mendukung kelancaran arus barang.

Salah satu caranya adalah dengan menyediakan akses jalan yang baik di sekitar Pelabuhan Trisakti Banjarmasin agar truk fuso maupun truk kontainer bisa cepat dan mudah melakukan aktivitas bongkar muat.

“Saat ini bisa dilihat sendiri, untuk beberapa jalan tertentu di sekitar Pelabuhan Trisakti Banjarmasin kondisinya cukup memprihatinkan. Bahkan banyak sudah truk pelaku jasa ekspedisi yang kandas karena besarnya lubang jalan,” ucap Owner Lintas Jawa Group, Sauth Nathan Samosir, Minggu (15/4/2018).

Owner Ekspedisi Lintas Jawa Group Sauth Nathan Samosir – Foto Arief Rahman

Karena itulah ia berharap adanya perhatian yang lebih serius dari Pemda. Bahkan kalau perlu steak holders lainnya seperti Pelindo III Cabang Banjarmasin diharapkannya juga ikut bertanggung jawab untuk melakukan perbaikan, karena keberadaan jalan berada di sekitar lingkungan usaha mereka.

“Kalau dibiarkan begitu terus nanti akan lebih banyak lagi yang jadi korban. Bukan hanya pengusaha jasa ekspedisi saja, tapi juga masyarakat yang beraktivitas di sekitar Pelabuhan Trisakti Banjarmasin,” tambahnya.

Menurut Samosir, biasanya saat Ramadhan peningkatan arus barang dari Surabaya ke Banjarmasin naik hingga mencapai 40 persen dibanding hari biasa. Jika tiap harinya hanya 3-4 truk fuso, maka saat momen Ramadhan bisa mencapai 5-6 truk fuso.

“Sekarang sudah mulai naik juga intensitas pengiriman barang dari Surabaya. Untuk jenis barangnya sendiri yaitu jenis kebutuhan pokok hingga konveksi,” ungkapnya.

Sebelumnya, perwakilan warga kelurahan Telaga Biru M Noor yang juga merupakan Ketua RT 34 mengaku, sudah banyak mendapatkan keluhan dari warga karena rusaknya jalan di sekitar Pelabuhan Trisakti Banjarmasin.

“Khususnya di Jalan Duyung Raya, Jalan Barito Hilir dan Jalan Gubernur Soebarjo, kerusakannya cukup parah dan tidak ada tindak lanjut konkrit dari Pelindo maupun Pemerintah setempat. Padahal jalan ini merupakan jalan utama untuk dimanfaatkan oleh masyarakat dalam beraktivitas,” katanya.

Bahkan terkhusus untuk di Jalan Duyung Raya jika saat hujan datang, lobang jalan menjadi kubangan air. Tidak jarang akibat kubangan air tersebut banyak warga yang jatuh dari motor karena tidak menyangka di dalamnya ada lobang jalan yang cukup besar.

“Kalau di Jalan Gubernur Soebarjo yang tepat di depan pintu masuk Pelabuhan Trisakti Banjarmasin bahkan sering kali truk besar yang terperosok. Akibatnya kalau sudah demikian macet tidak terhindarkan,” jelasnya.

Di lain pihak, terkait permasalahan rusaknya jalan di sekitar Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Banjarmasin H. Abdul Gaffar juga sudah pernah menanyakan kepada Pelindo III Cabang Banjarmasin. Hasilnya walau diklaim merupakan jalan milik Pemerintah Provinsi (Pemprov Kalsel), Pelindo III Cabang Banjarmasin siap bertanggung jawab melakukan perbaikan.

“Pelindo III Cabang Banjarmasin mau ikut bertanggung jawab atas perbaikan jalan yang rusak di sekitar Pelabuhan Trisakti Banjarmasin. Mereka bahkan sudah menyiapkan anggaran sekitar Rp5 Miliar,” tuturnya.

Namun uang sebesar Rp5 Miliar tersebut diakuinya tidak serta merta gratis. Sebagai gantinya Pelindo III Cabang Banjarmasin meminta bisa melakukan pungutan kepada pelaku usaha yang melintas di jalan yang sudah diperbaiki.

“Kalau memungkinkan dan ada payung hukum untuk pungutan tersebut, mereka mau mengeluarkan dana untuk perbaikan. Ini lagi mereka kaji apakah bisa hal itu dilakukan agar tidak jadi masalah di kemudian hari,” tukasnya.

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.