banner lebaran

Pengusaha Sawit di Penajam Diminta Dukung Peternakan Sapi

Editor: Koko Triarko

238

PENAJAM – Bupati Penajam Paser Utara, Yusran Aspar, meminta perusahaan kelapa sawit di daerah ini terlibat dalam usaha peternakan sapi.

Hal ini mengingat perusahaan perkebunan kelapa sawit memiliki lahan yang cukup untuk mendukung program pengembangan 2 juta sapi oleh pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.

“Kami berharap, perusahaan swasta perkebunan kelapa sawit dapat membantu mengintegrasikan peternakan sapi dengan perkebunan mereka. Hal ini tentunya bisa saling mendukung, baik bagi perusahaan, pemerintah maupun masyarakat,” kata Yusran Aspar, Senin (2/4/2018).

Bupati Kabupaten Penajam Paser Utara, Yusran Aspar –Foto: Ferry Cahyanti

Menurut Bupati, perusahaan yang memiliki izin perkebunan kelapa sawit dapat melakukan budi daya di lahan yang mereka miliki, atau dengan melibatkan masyarakat sekitar lokasi kebun.

“Sesuaikan saja dengan luas areal perkebunan yang mereka miliki. Apalagi, keberadaan sapi tidak merusak keberadaan sawit. Justru saya kira bisa menjadi nilai tambah bagi perusahaan,” kata Bupati.

Imbauan bupati bukannya tanpa sebab. Saat ini Kabupaten Penajam Paser Utara menjadi andalan Kaltim untuk memenuhi kebutuhan daging sapi. Daerah seluas 3.000 kiloemeter persegi ini menjadi pusat pengembangan peternakan sapi, sehingga mendapat perhatian khusus Kementerian Pertanian.

Pemerintah Provinsi Kaltim dan Kementrian Pertanian memberikan dukungan melalui pennyaluran sapi ternak untuk dikembangkan. Bantuan sapi indukan tersebut disalurkan ke masyarakat melalui kelompok-kelompok peternak sapi maupun perorangan yang memenuhi syarat.

“Saat ini mereka telah mampu mengembangkan sapi-sapi indukan hasil bantuan pemerintah dengan baik. Buktinya, mereka mampu menjual secara berulang anakan sapi sebagai penghasilan menjanjikan,” imbuh Yusran Aspar.

Saat ini, populasi sapi di Kabupaten Penajam Paser Utara hampir mencapai 20 ribu ekor. Jumlah itu naik signifikan dari tahun ke tahun dengan pertumbuhan rerata 2.000 ekor per tahun.

Dengan adanya dukungan dari pelaku industri perkebunan kelapa sawit, pemerintah berharap program 2 Juta Sapi dapat terealisasi lebih cepat.

Baru-baru ini kelompok tani tengah belajar mengembangkan sapi jenis Brahman Cross dengan pendampingan dari Dinas Pertanian Kabupaten PPU. Pengguliran ternak sapi Brahman Cross tersebut dilakukan kepada peternak sesuai dengan kriteria yang ditetapkan pemerintah.

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.