Penyeberangan Akhir Pekan Didominasi Kendaraan Roda Dua

Editor: Satmoko

622

LAMPUNG – Arus penyeberangan menggunakan pelabuhan Bakauheni PT. ASDP Indonesia Ferry cabang Bakauheni terlihat meningkat.

Humas PT. ASDP Indonesia Ferry cabang Bakauheni, Syaifullail Maslul menyebut secara umum sepanjang bulan April masih terjadi arus penyeberangan yang normal. Namun pada akhir pekan, pasca libur Sabtu (14/4) terjadi peningkatan arus kendaraan dari Pulau Sumatera menuju Pulau Jawa didominasi kendaraan roda dua dan kendaraan pribadi.

PT. ASDP Indonesia Ferry disebutnya mengoperasikan sebanyak 9 loket pembelian tiket kendaraan, 1 loket untuk kendaraan roda dua dan delapan tiket untuk kendaraan pribadi, bus dan truk.

Penyiapan tiket normal juga dilakukan di loket pembelian tiket penumpang pejalan kaki dengan sebanyak lima loket. Arus penyeberangan kendaraan yang meningkat jelang sore hari di antaranya didominasi kendaraan roda dua dari beberapa klub motor.

Irawan, kepala terminal antarmoda pelabuhan Bakauheni [Foto: Henk Widi]
“Secara umum arus penyeberangan normal karena libur hanya dua hari untuk libur Isra Miraj Nabi Muhammad dan sebagian masyarakat mempergunakan liburan hanya akhir pekan ini,” terang Syaifullail Maslul, Humas PT. ASDP Indonesia Ferry saat dikonfirmasi di Bakauheni, Minggu (15/4/2018).

Aktivitas bongkar muat di pelabuhan Bakauheni dengan sebanyak 30 unit kapal roll on roll off yang dioperasikan juga terlihat normal. Sebanyak lima dermaga diakui Syaifullail dioperasikan di antaranya dermaga 1, 2, 3, 6, 7 sementara dermaga 5 masih dilakukan perbaikan, masih belum dioperasikan.

Penghentian operasi dermaga 5 dan tertabraknya fender dermaga 2 oleh KMP Nusa Putera juga tidak mengganggu arus penyeberangan.

Kenaikan arus kendaraan roda dua yang akan menuju ke pulau Jawa hingga Minggu sore (15/4) terlihat di toll gate pembelian tiket khusus kendaraan roda dua. Median, salah satu petugas tollgate roda dua dari PT. Mata Pensil Globalindo menyebut ratusan kendaraan roda dua umumnya merupakan peserta komunitas Motor Antieq Club Indonesia (MACI) yang diselenggarakan di kabupaten Tulang Bawang Barat.

Aktivitas kapal roro di pelabuhan Bakauheni Lampung Selatan [Foto: Henk Widi]
Saat pulang ke Jawa sebagian anggota klub melakukan konvoi dan membeli tiket di pelabuhan Bakauheni secara bersamaan. Imbasnya terlihat antrian kendaraan roda memanjang di loket meski setelah membeli tiket kendaraan roda dua akan masuk ke area parkir dermaga.

Sejumlah petugas pengarah kendaraan bahkan harus bekerja keras mengarahkan pengendara roda dua yang kerap salah memasuki loket untuk kendaraan roda empat.

“Rata-rata pengendara motor dari klub motor serta anak-anak muda yang berwisata ke Lampung menggunakan kendaraan roda dua,“ terang Median.

Kepala terminal antarmoda pelabuhan Bakauheni, Irawan, menyebutkan akhir pekan tren kunjungan wisatawan meningkat. Imbasnya penggunaan kendaraan carteran jenis travel dominan dipakai wisatawan.

Umumnya para wisatawan berkunjung ke destinasi wisata di Lampung di antaranya pulau Pahawang dan Teluk Kiluan. Dampak arus wisatawan tersebut diakuinya terjadi arus penumpang pejalan kaki saat akan menuju ke pulau Jawa.

“Kami selalu siapkan armada kendaraan yang cukup dan saat pulang penumpang pejalan kaki juga tidak harus mengantri di loket untuk naik kapal,” papar Irawan.

Meski meningkat dibandingkan hari biasa, jumlah loket penjualan tiket pejalan kaki terlihat tidak ada antrian. Sejumlah penumpang pejalan kaki yang akan membeli tiket bahkan terlihat tidak harus mengantri. Sejumlah kapal yang dikhususkan untuk penumpang pejalan kaki di dermaga 1,2,3 bahkan rata-rata memuat penumpang pejalan kaki 60 hingga 100 penumpang sesuai jadwal.

Pantauan Cendana News pelayaran di lintasan Selat Sunda dari pelabuhan Bakauheni menuju pelabuhan Merak disebutnya juga tidak terpengaruh oleh adanya informasi gempa dari BMKG di 71 Km Barat daya Lampung Selatan dengan magnitude 5,1 SR, kedalaman 10 km dengan lokasi 6,17 LS-105,34 BT.

Informasi kondisi cuaca, kegempaan juga terlihat di monitor BMKG yang berada di lobi tiket sebelum naik kapal.

Lihat juga...

Isi komentar yuk