banner lebaran

Petani Tadah Hujan di Lombok Giat Tanam Tembakau

Editor: Satmoko

306

LOMBOK – Memasuki musim kemarau, sebagian petani lahan tadah hujan mulai menanami lahannya dengan tanaman tembakau. Banyak diantara petani lebih memilih tanaman tembakau daripada menanam tanaman palawija, karena dinilai menguntungkan.

Saim, petani Lombok Tengah mengatakan, sudah menjadi kebiasaan, setiap usai panen padi dilakukan, tanaman tembakau menjadi tanaman yang hampir wajib ditanam petani, selain tanaman semangka.

“Kalau kita petani lahan tadah hujan, biasa usai panen padi pasti langsung tanam tembakau, daripada tanaman lain,” kata Saim saat mencangkul lahan sawahnya untuk menanam tembakau, Minggu (15/4/2018).

Menurut Saim, tanaman tembakau banyak dipilih untuk ditanam oleh petani, selain lebih menguntungkan, juga termasuk tanaman paling cocok untuk lahan kering, sebab tidak terlalu membutuhkan banyak air.

Sementara tanaman palawija seperti jagung, kedelai maupun kacang hijau, selain membutuhkan lebih banyak pengairan, dari sisi keuntungan yang didapatkan juga lebih sedikit.

“Kalau bicara keuntungan yang didapatkan, jelas lebih untung tanam tembakau daripada menanam palawija,” katanya.

Darmawan, petani lain mengatakan, dari segi perawatan, tanaman tembakau juga relatif lebih ringan dan tidak sebesar biaya tanaman lain seperti semangka.

Kalau proses penanaman telah dilakukan, tinggal menunggu hidup dan daunnya membesar, baru setelah itu dilakukan pemupukan, pengairan dan penyemprotan obat pestisida supaya pertumbuhan tembakau bisa cepat besar.

“Menanam tembakau paling mudah dan tidak ribet dalam hal perawatan hingga masa panen, makanya banyak petani menjadikannya sebagai tanaman favorit,” tutupnya.

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.