banner lebaran

Polres Lamsel Amankan 700 Gram Sabu Asal Medan

Editor: Irvan Syafari

281
Kapolres Lampung Selatan, AKBP M.Syarhan-Foto: Henk Widi.

LAMPUNG — Satuan reserse narkoba Polres Lamsel berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkotika golongan I jenis sabu seberat 700 gram. Kapolres Lampung Selatan Ajun Komisaris Besar Polisi M Syarhan mengatakan, barang haram tersebut diamankan dari tersangka bernama Husman Husni (52), warga Desa Seti Rengas, Kecamatan Medan Sumatera Utara.

Mantan Kapolres Pesawaran tersebut mengungkapkan, sabu diamankan saat razia rutin di area Seaport Interdiction Pelabuhan Bakauheni. Sabu ditemukan dalam sebuah kendaraan Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) bus ALS bernomor polisi BK 7988 DJ. \

Saat dilakukan pemeriksaan ternyata di dalam bagasi bis ALS asal Medan Sumatera tujuan Tangerang, Banten ditemukan paket barang haram berupa 700 gram sabu. Dari hasil temuan tersebut Satnarkoba melakukan pengembangan untuk mengejar pemilik barang haram tersebut.

“Saat kamu kami lakukan pemeriksaan ada barang haram tersebut dan berhasil kami amankan barang bukti narkoba dan selanjutnya mengejar penerima narkotika tersebut sesuai alamat penerima dan kami bawa ke Mapolres Lampung Selatan,” papar Kapolres, Selasa (17/4/2018).

Modus pengiriman narkoba jenis sabu tersebut dilakukan dengan membungkus narkoba dalam plastik bening, memasukkan dalam kardus. Penyimpanan sabu tersebut juga terbilang rapi, disamarkan dengan paket berisi lampu LED, yang dimaksudkan mengelabui pemeriksaan petugas. Berkat kejelian petugas Satnarkoba di Seaport Interdiction barang haram berhasil ditemukan.

Selanjutnya saat dilakukan pengembangan tersangka Husman Husni yang terbukti menerima barang haram tersebut bersama barang bukti 1 unit ponsel Oppo, satu lembar resi pengambilan barang.

Pengetatan pengamanan di area seaport interdiction Pelabuhan Bakauheni diakui AKBP M Syarhan dilakukan untuk menekan penyelundupan narkoba dari Pulau Sumatera menuju Pulau Jawa.

Akibat perbuatannya,tersangka Husman Husni terancam dijerat dengan Pasal 112 Ayat 2, Pasal 114 Ayat 2 Undang Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman mati atau seumur hidup, paling singkat 6 tahun penjara dan paling lama 20 tahun penjara serta denda sebesar 10 milyar rupiah.

Upaya mencegah penyelundupan narkoba telah dilakukan oleh Polres Lamsel berkoordinasi dengan PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Bakauheni. Syarhan mengatakan, bantuan berupa lahan seluas 8×8 meter di pintu masuk Pelabuhan Bakauheni disebutnya sangat mendukung.

Pemeriksaan kendaraan yang melintas di pintu masuk pelabuhan Bakauheni Lampung Selatan dengan menemukam narkotika jenis sabu -Foto: Henk Widi.

Selain dukungan fasilitas, tambahan anjing pelacak K-9 disebutnya memperkuat pengamanan di pintu masuk pelabuhan Bakauheni menghindari penyelundupan narkoba.

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.