Posdaya Binangun Teratai Berdayakan Warga Lewat Program Penghijauan

Editor: Irvan Syafari

449
Pengurus Posdaya Binangun Teratai, Surono-Foto: Jatmika H Kusmargana.

YOGYAKARTA — Posdaya Binangun Teratai, Desa Bantar Wetan, mempunyai program pemberdayaan unggulan. Pengurus Posdaya Surono menerangkan, program itu ialah kegiatan Kelompok Asuh Keluarga Binangun Teratai, yakni dengan merangkul Kelompok Wanita Tani (KWT), Kelompok Kerajinan dan Kelompok Tani (Poktan).

“Di KWT, kita mengajak ibu-ibu rumah tangga untuk menggalakkan penghijauan. Caranya dengan membuat kebun bibit tanaman, baik di tingkat kelompok maupun di rumah masing-masing anggota. Berbagai macam jenis sayuran dan toga dihasilkan. Selain dimanfaatkan sendiri, hasil berbagai macam sayuran itu juga diolah dan dijual,” papar dia.

Sementara di kelompok kerajinan, Posdaya Binangun Teratai melatih ibu-ibu rumah tangga untuk membuat berbagai macam jenis kerajinan. Salah satunya adalah kerajinan tas dan dompet dari bahan benang nilon.

Dari usaha kelompok kerajinan nilon ini, puluhan ibu-ibu rumah tangga yang sebelumnya menganggur menjadi berdaya.

“Ada puluhan ibu-ibu rumah tangga yang awalnya mengangur kini memiliki usaha sambilan membuat kerajinan nilon. Tentu ini juga akan menambah penghasilan dan meningkatkan ekonomi keluarga,” kata Surono.

Sedangkan di bidang pertanian, Posdaya Binangun Teratai melalui kelompok tani yang ada, menggerakkan seluruh petani di desa untuk mengubah sistem pertanian tradisional yang selama ini dianut, yakni dengan tidak lagi menanam padi konsumsi, melainkan menanam padi benih induk atau menjadi petani penangkar benih.

Hal ini dilakukan untuk meningkatkan keuntungan sekaligus kesejahteraan para petani di Dusun Bantar Wetan.

“Sekarang banyak petani disini yang sudah menjadi penangkar benih. Bahkan kita sudah cukup dikenal sebagai salah satu daerah penangkar benih terbaik di Kulonprogo,” ujar Kepala Dusun Bantar Wetan ini lagi.

Lewat program-program yang terencana, tak mengerankan Posdaya Binangun Teratai menyandang predikat sebagai salah satu Posdaya terbaik di kabupaten Kulonprogo. Sejak pada 2012 silam, namun hingga kini Posdaya Binangun Teratai tetap eksis memberdayakan masyarakat.

Posdaya Binangun Teratai juga terbukti mampu memberikan dampak positif bagi warga masyarakat di sekitarnya. Khususnya dalam meningkatkan kondisi ekonomi warga. Tak hanya di tingkat dusun saja, namun juga hingga ke tingkat desa.

Posdaya Binangun Teratai terbukti mampu merubah kondisi masyarakat dusun menjadi lebih baik.

“Banyak manfaat positif yang kami rasakan dengan adanya Posdaya Binangun Teratai di dusun kami. Selain menambah ilmu pengetahuan masyarakat, adanya posdaya juga mampu merubah pola pikir masyarakat. Adanya posdaya mampu meningkatkan ekonomi warga,” kata Surono saat ditemui Cendana News belum lama ini.

Suasana dusun Bantar Wetan, Desa Banguncipto, Kecamatan Sentolo Kulonprogo-Foto: Jatmika H Kusmargana.

Dusun Bantar Wetan sendiri merupakan salah satu dusun yang terletak di ujung timur Kabupaten Kulonprogo. Secara adminsitratif, dusun ini termasuk dalam Kecamatan Sentolo.

Dusun yang berada di sebelah barat Sungai Progo ini memiliki sebanyak 192 KK dan jumlah penduduk mencapai 650 jiwa. Dusun ini terbagi dalam 4 wilayah RT dan 2 wilayah RW. Mayoritas warga bekerja sebagai petani dan buruh.

Baca Juga
Lihat juga...