Produksi Ikan HSU Capai 21 Ribu Ton Pertahun

366
Ilustrasi ikan tangkapan -Foto: Dokumentasi CDN.

AMUNTAI – Produksi ikan di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Kalimantan Selatan (Kalsel), mencapai 21 ribu ton. Dengan jumlah tersebut HSU mampu memasok ikan ke berbagai daerah di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Timur.

Kepala Dinas Perikanan HSU Muhammad Suriani mengatakan, produksi ikan tangkap diperairan umum di daerah tersebut mencapai 12 ribu ton per tahun. Sedangkan produksi ikan budidaya kolam dan keramba mencapai 9 ribu ton per tahun. “Total produksi perikanan 21 ribu ton per tahunm baik dari tangkapan maupun budidaya kolam,” jelasnya, Senin (16/4/2018).

Melimpahnya produksi ikan di daerah yang sebagian besar adalah lahan rawa tersebut, membuat dinas perikanan berupaya menyiapkan petani di daerah tersebut menjadi pedagang grosir ikan. Selama ini pedagang di Kota Amuntai dan Alabio sudah dikenal sebagai pedagang grosir, hal tersebut diharapkan dapat merambah di sektor perikanan.

Menurut Suriani, upaya petani ikan untuk menjadi pedagang grosir ikan sudah mulai berkembang. Pedagang ikan dari daerah tersebut telah mulai memasarkan ikan segar dan ikan kering keluar daerah. Sejumlah pedagang sudah memiliki fasilitas kotak pendingin agar ikan tetap segar, sewaktu dalam proses pengiriman ikan ke daerah lain.

Produksi ikan yang melimpah, membuat sebagian petani mengolah ikan segar, menjadi ikan kering. Seperti petani di Kecamatan Babirik yang memasarkan ikan kering hingga ke Surabaya Jawa Timur dan beberapa provinsi tetangga lainnya. “Kami berterima kasih kepada para pedagang, karena sudah membeli dan memasarkan produksi ikan petani hingga keluar daerah,” tandasnya.

Jika pedagang tidak memasarkan produksi ikan ke daerah lain, tentu banyak petani ikan yang rugi di tengah melimpahnya produksi ikan segar. Aktivitas pengolahan ikan juga dilakukan beberapa pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) dengan membuat produk makanan dari bahan ikan seperti kerupuk, amplang, nugget, sosis, kue dan lainnya.

Saat ini terdapat 23 UKM pengolah dan pemasar produk perikanan Kabupaten HSU. Keberadaan UKM tersebut mendapatkan perhatian dan pembinaan agar kian berkembang menembus persaingan pasar. Pemerintah daerah mendorong upaya pengolahan dan pemasaran produk perikanan agar sejalan dengan upaya peningkatan produksi perikanan.

“Tahun ini saja, dinas kembali menggelontorkan dana bantuan pusat untuk kelompok budidaya perikanan sebesar Rp500 juta untuk pengadaan bibit dan pakan ikan,” pungkasnya. (Ant)

Baca Juga
Lihat juga...