Produksi Jagung Lombok Difokuskan Penuhi Konsumsi Dalam Negeri

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

251

MATARAM — Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Husnul Fauzi mengatakan, hasil pertanian jagung Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) akan lebih difokuskan untuk pemenuhan konsumsi dalam negeri dan daerah NTB.

“Meski hasil produksi jagung NTB ditargetkan sebanyak mungkin untuk diekspor ke sejumlah negara, seperti yang dilakukan ke Filipina baru-baru ini, tapi khususnya produksi jagung Pulau Lombok dipersiapkan untuk pemenuhan konsumsi dalam negeri dan daerah NTB,” kata Fauzi di Mataram, Senin (16/4/2018).

Proyeksi ekspor jagung hanya diprioritaskan untuk pulau Sumbawa, mengingat ketersediaan lahan tanam yang cukup luas, dengan hasil produksi besar.

Dikatakan, dari target 2,2 juta ton produksi jagung di NTB pada 2018, seperempatnya dihasilkan di Pulau Lombok. Kalau mengacu dari Perluasan Areal Tanam Baru (PATB), gambaran potensi produksi jagung khusus Pulau Lombok mencapai 256 ribu ton.

“Paling terpenting sekarang ini, bagaimana ekspor lancar dan Konsumsi dalam negeri bisa terpenuhi,” katanya.

Sebelumnya Provinsi NTB telah mengekspor jagung ke negara Filipina sebesar 11.500 ribu ton, khusus dari produksi jagung petani Pulau Sumbawa dan, Kabupaten Dompu, melalui Pelabuhan Badas Pulau Sumbawa.

Tahun 2018, Pemprov NTB menargetkan produksi jagung NTB sebanyak 2,2 juta ton. Target tersebut didasarkan atas luasan lahan tanaman jagung, baik sawah dan non sawah yang setiap tahun terus meningkat.

“Dengan peningkatan produksi jagung setiap tahun diharapkan akan bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat petani dengan harga jual menjanjikan sesuai HPP,” kata Gubernur NTB, Zainul Majdi.

Majdi pun berharap kepada pemerintah pusat, setelah menugaskan petani menanam, tugas pemerintah adalah memastikan kemanfaatan ekonomi semakin besar untuk petani, agar petani tetap semangat.

“Jangan sampai hanya disuruh menanam saja, tapi kesejahteraan petani jagung tidak diperhatikan,” pungkasnya.

Baca Juga
Lihat juga...