Ronald/Annisa Runner-Up China Masters 2018

231
Pasangan ganda campuran Indonesia Ronald/Annisa - Foto badmintonindonesia.org

JAKARTA – Pasangan ganda campuran Indonesia Ronald Alexander/Annisa Saufika harus puas menjadi runner-up China Masters 2018. Hal itu memupuskan harapan Indonesia untuk membawa pulang gelar dari turnamen level Siper 100 tersebut.

Duet Indonesia yang didapuk sebagai unggulan pertama tersebut, harus menyerah dari pasangan tuan rumah Guo Xinwa/Liu Xuanxuan. Pertarungan kedua pasangan di partai final dihelat di Agile Stadium, Hainan, China, Minggu (15/4/2018). Guo/Liu menang pertarungan tiga gim yang  berlangsung selama 55 menit dengan skor 17-21, 21-7, 19-21.

Ronald/Annisa yang menjadi satu-satunya wakil Indonesia di final turnamen tersebut, sejatinya mampu memberikan tekanan yang berarti bagi Guo/Liu yang notabene lebih muda dari mereka. Akan tetapi di gim pertama, pasangan tuan rumah tampil lebih percaya diri dan mampu menguasai jalannya laga.

Di gim kedua, Ronald/Annisa mulai mengganas, beberapa penempatan bola halus di depan net oleh Annisa tak mampu dibendung Guo/Liu yang akhirnya memberikan umpan yang menguntungkan Ronald yang telah siap dengan pukulan smesnya. Kecemerlangan duet Indonesia di gim kedua, akhirnya mampu membuat pertadingan harus dilanjutkan ke gim pamungkas.

Bisa menunjukan permainan luar biasa di gim kedua, pasangan Indonesia nampak kehilangan momentum di gim ketiga. Setelah tertinggal 1-2 di awal laga, mereka harus kembali tertinggal 1-8 oleh duet China yang mampu menunjukkan kepercayaan dirinya lagi.

Terus didikte, Ronald/Annisa mencoba untuk bangun dan mengejar ketertinggalan. Usaha mereka membuahkan hasil di poin-poin akhir setelah mampu mengejar ketertinggalan angka dari 13-20 menjadi 17-20. Sayangnya, usaha mereka masih belum cukup untuk membendung Guo/Liu yang dinaungi dewi fortuna hingga mampu mengunci kemenangan untuk memastikan gelar China Masters 2018, menjadi milik mereka.

Hasil Ronald/Annisa ini, membuat Indonesia pulang tanpa membawa gelar di ajang China Masters 2018. Tiga dari empat wakil di putaran perempat final yang terdiri dari satu pasangan ganda campuran, satu ganda putri dan satu tunggal putra harus berguguran, dan hanya tersisa pasangan Ronald/Annisa sejak semifinal.

Pasangan ganda campuran juara dunia junior 2017, Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari, harus menyerah di perempat final oleh Guo/Liu yang hari ini menjadi juara. Sementara satu ganda putri dan tunggal putra yang tersingkir di perempat final adalah Anggia Shitta Awanda/Meirisa Cindy Sahputri serta Panji Ahmad Maulana.

Bagi tuan rumah China, mereka dipastikan meraih empat gelar China Masters 2018. Usai di ganda campuran dan tunggal putri mereka menjadi kampiun, ganda putri dan ganda putra juga akan menjadi milik Negeri Tirai Bambu tersebut karena memainkan final sesama pemain China.

Satu gelar yang lolos dari China adalah nomor tunggal putra yang direbut wakil Taiwan, Lin Yu Hsien. Di final Lin Yu Hsien sukses menundukan wakil tuan rumah Lu Guangzu, dalam pertadingan ketat tiga gim yang berkesudahan 12-21, 21-12, 21-14. (Ant)

Baca Juga
Lihat juga...