Sandiaga Bahas Kinerja dengan Anies Melalui “Teleconference”

Editor: Irvan Syafari

285

JAKARTA —- Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan, para Satpol PP Perempuan berhasil menutup Diskotik Exotic dan Sense Karaoke tanpa adanya perlawanan.

“Satpol PP, para ibu-ibu, kemarin berhasil menegakkan ketentuan kita di dua lokasi Sense dan Exotic. Saya dengan gembira bisa melaporkan bahwa Exotic sudah ditutup operasinya dan begitu juga dengan Sense,” jelas Sandi.

Penutupan dua diskotik itu adalah salah satu dari tiga hal yang disampaikan Sandiaga melalui teleconference dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di ruang Jakarta Smart City, Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (20/4/2018). Anies, saat ini tengah melakukan perjalanan dinas di luar negeri saat ini berada di Istanbul, Turki.

“Saya singkat saja, kita mau update tiga hal pertama tentang hasil kinerja selama ini,” kata Sandi di ruang Smart City, Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Jumat (20/4/2018).

Anies sendiri mengaku meski tengah berada di luar negeri, dia tetap memantau pekembangan pemerintahan di Jakarta.

“Katanya yang cantik-cantik mampu taklukkan yang garang-garang,” ujar Anies sambil tersenyum.

Sandi juga menuturkan, para mantan pekerja kedua tempat hiburan itu akan direkrut ke OK OCE salah satu program pemerintahan Anies-Sandi. Menurut Sandi, tempat yang cocok untuk para mantan pegawai kedua Diskotik tersebut, akan ditaruh menjadi kasir.

“Akan kita tampung OK OCE karena kebetulan kami butuh banyak kasir. Banyak rekan kuliner butuh kasir dan administrasi keuangan. Yang bantu pelayanan bisa bantu bidang hospitality,” beber mantan pengusaha tersebut.

Laporan kedua Sandi kepada Anies, terkait mengenai lonjakan penumpang TransJakarta pada koridor 13 Ciledug-Blok M yang sudah lebih dahulu dioperasikan hingga malam hari. Kata dia, terjadi peningkatan para penumpang dikala moda transportasi di Ibu Kota itu, hingga akhirnya ditambah jam operasionalnya hingga pukul 22.00 WIB.

Menurut Sandi, animo masyarakat kini sudah timbul untuk menggunakan jasa TransJakarta. Kita sudah digunakan sebanyak 17.500 penumpang. Dia menargetkan menjadi 40 ribu di koridor 13.

“Animo masyarakat sudah timbul, sudah digunakan 17.500 (penumpang) target kami naik 40 ribu,” ucapnya.

Kata Sandi, dengan adanya penambahan waktu TransJakarta di koridor 13 ini kini lebih baik. Dia menjelaskan, waktu tempuh transjakarta kini hanya 35 menit. Selain itu, kata Sandi, saat dirinya melakukan pengecekan sekaligus uji coba Sandi melihat masih ada yang harus di utamakan karena kurangnya lampu dan pastikan fungsinya.

“Malam-malam kita lihat sendiri saya utamakan keselamatan pengguna utama karena itu lampu di mobil guide selalu dipastikan fungsinya,” jelasnya.

Di akhir pembicaraan Anies mengaku senang bisa melakukan fasilitas teleconference “Jakarta Smart City” akhirnya bisa dimanfaatkan. Diberitahukan, “Jakarta Smart City” dibangun di era Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

“Seneng akhirnya bisa fasilitas ini bisa dimanfaatkan,” tandas Anies.

Diberitahukan turut hadir, sejumlah pejabat DKI juga ada di sana, seperti Direktur Utama PT Transjakarta Budi Kaliwono, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Yani Wahyu, dan Wakil Kepala Dinas Perhubungan Sigit Widjatmoko.

Baca Juga
Lihat juga...