Sandiaga: Hunian DP Nol Persen Tidak Boleh Diperdagangkan

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

343

JAKARTA — Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan akan menindak tegas keberadaan calo yang ingin menjual dan membeli rumah Down Payment (DP) nol persen rupiah.

“Ini selalu menjadi tantangan karena setiap Pemprov luncurkan kebijakan selalu terantisipasi adanya mungkin rekayasa, mungkin calo,” kata Sandi di Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin (16/4/2018).

Dia mengatakan apabila nanti ditemukan yang membeli rumah merupakan seorang calo, pihaknya akan membatalkan. Sehingga, mereka tidak akan bisa mendapatkan atau memiliki rumah tersebut.

“Kalau misalnya unit ini yang sudah dipesan lalu diperdagangkan. Kita akan langsung membatalkan dan memasukan kembali unit itu ke dalam inventory kita. Karena tidak boleh diperjualbelikan, tidak boleh seperti itu,” tegasnya.

Dia pun menegaskan, kalau hunian itu tidak untuk diperjualbelikan. Dengan adanya hunian DP nol persen ini dibangun untuk tempat tinggal warga Ibu kota.

Mantan pengusaha itu mengimbau kepada masyarakat untuk turut membantu pemerintah daerah dalam mengawasi keberadaan para calo yang berkeliaran.

“Masyarakat dan Pemprov harus saling mengawasi dan tidak ada lagi toleransi,” ujarnya.

Kata Sandi, kini pihaknya tengah menyiapkan peraturan gubernur terkait Unit Pelaksana Teknis (UPT). Setelah Pergub itu terbentuk, maka masyarakat bakal bisa mendaftar hunian rumah vetikal.

“Hari ini baru dibentuk dulu UPT-nya jadi nanti ditunjuk personelnya. Setelah itu akan diumumkan kapan proses pendaftaran untuk rumah DP Rp 0,” imbuhnya.

Kemudian, dia menyampaikan akan ada beberapa Pergub lanjutan mengenai pembiayaan.

“Nanti ada beberapa Pergub, pertama soal UPT dulu setelah itu ada lanjutan mengenai pembiayaan,” ungkapnya.

“Saya antisipasi begitu personalia ditunjuk UPT ini satu sampai dua minggu mungkin sudah bisa,” tambahnya.

Sebelumnya, Sandiaha mengatakan pihaknya akan mengumumkan Unit Pelaksana Teknis (UPT) untuk program rumah DP nol rupiah. Peraturan gubernur (pergub) tersebut tengah dirampungkan untuk dijadikan landasan pembuatan UPT tersebut.

Pemprov DKI sedang membangun rumah DP nol rupiah di Klapa Village, Duren Sawit, Jakarta Timur. Rusun tersebut berdiri di atas tanah seluas 5.680 meter persegi milik BUMD PD Sarana Jaya. Ada 703 unit rusun yang akan dipasarkan untuk masyarakat berpenghasilan di bawah Rp7 juta. Harga rusun untuk tipe 21 senilai Rp184 juta sementara tipe 36 seharga Rp316,8 juta.

Baca Juga
Lihat juga...