Sandiaga: Jangan Ada Lagi Peredaran Narkoba di Tempat Hiburan

Editor: Irvan Syafari

332

JAKARTA —- Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan, pemilik tempat hiburan untuk tidak lagi membiarkan tempat usahanya untuk konsumsi dan peredaran narkoba.

Jika ada yang masih membandel, maka pihaknya menindak tegas seperti yang dilakukan Pemprov DKI Jakarta terhadap Diskotik Sense Club dan Exotic.

“Kita proses sesuai aturan dan ketentuan. Narkoba sudah menjadi musuh dan sudah darurat narkoba. Kita tidak ada toleransi sama sekali, tegas tanpa kompromi,” tegasnya.

Dia menambahkan jika masih ada yang melakukan pelanggaran atau mencoba menghalangi pelaksanaan penutupan kedua diskotik itu, pihaknya akan memberikan sanksi yang lebih berat.

“Penutupan kita serahkan kepada wewenang yang akan memberikan sanksi lebih berat. Dengan penutupan dan itu kami sampaikan pesan, kami tidak bisa lagi lembek,” ungkapnya.

Demikian antara lain diungkapkan, Sandiaga usai memimpin apel persiapan penutupan diskotik Sense Club dan Exotic bersama 60 Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) perempuan. Sandi mengatakan, apel tersebut atas perintah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk menengakan Peraturan Daerah (Perda).

“Saya dapat pesan langsung dari Bapak Gubernur (Anies Baswedan) untuk melepas (Satpol PP) perempuan. Hari ini untuk memastikan bahwa kita ingin menitipkan pesan, bahwa kita semua memiliki tanggung jawab untuk menegakkan Perda,” kata Sandi di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (19/4/2018).

Sandi pun menyampaikan pesan dari Gubernur yang sedang berada di Maroko untuk selalu mengerjakan tugasnya dengan baik. Jangan sampai terprovokasi, harus tegas.

 

Baca Juga
Lihat juga...