Suarapro Wadahi Pelaku Suara Profesional di Indonesia

Editor: Mahadeva WS

163
Dewi Kartika, Ketua Umum Suarapro - Foto Akhmad Sekhu

JAKARTA – Para pengisi suara professional membentuk wadah yang diharapkan bisa menjadi asosiasi profesi untuk mereka. Wadah yang diberi nama Suarapro tersebut, diluncurkan di Galeri Cipta II, Taman Ismail Marxuki (TIM) Jakarta, Minggu (15/4/2018).

Ketua Umum Suarapro Dewi Kartika, menyebut, semangat kebersamaan sesama profesi pelaku suara yang menyatukan mereka untuk membentuk kelompok. “Acara grand launching ini karena kita dananya bener-benar swadaya jadi melibatkan seluruh anggota  yang tidak hanya memiliki waktu, tenaga, tapi juga ide-ide untuk mendukung kemudahan terselenggaranya acara ini dan alhamdulillah ada sponsor,“ kata Dewi yang dikenal sebagai pengisi suara karakter Nobita tersebut.

Yang unik dari grand lhauncing suarapro adalah, konsep seolah-olah masuk bioskop. Selain karena memang aktivitas yang dilakukan para anggotanya berhubungan dengan film terutama animasi. Dalam kegiatan tersebut juga ada tayangan film dan kompetisi suara.

Kompetisi suara mulai digelar beberapa waktu lalu melalui sosial media (sosmed). Dari pengumuman, pendaftarannya dan proses seleksi, memakan waktu sebulan lebih. “Pesertanya sampai 50 lebih. Yang tertarik dan sempat bertanya ada 100 lebih,” ungkap Dewi.

Dari  evaluasi yang dilakukan banyak calon peserta yang kesulitan untuk mengikuti kompetisi. Calon peserta banyak yang mempertanyakan teknis dari kompetisi, karena mereka mengirim film yang sudah didubbing. “Mungkin kesulitannya mereka mungkin tidak menemukan studio, atau teknis perekamannya, itulah kendalanya, jadi yang bertanya sampai 100 lebih,” tambahnya.

Dewi bersyukur karena pesertanya mewakili daerah seluruh Indonesia. Antusias peserta mengikuti kompetisi suara cukup bagus. Kompetisi suara yang digelar Suarapro tersebut berangkat dari masyarakat yang sekarang sudah banyak membuat viseo ”Maka dari itu kita buat kompetisi, agar bakat mereka bisa tersalurkan, sungguh, excited banget, mereka sudah benar-benar menuju go profesional, “ paparnya.

Dewi menyebut, untuk menjadi pelaku suara profesional, selain punya suara, seseorang harus berani untuk menyuarakan karakter dan terus dilatih. Secara ilmu dasar dari kegiatan pelaku suara adalah seni peran. Pengisi suara harus mampu olah suara, olah emosi dan olah tubuh, karena gesture tubuh akan menghasilkan suara yang natural.

Sewaktu deklarasi Suarapro pada 7 Januari 2018 anggotanya hanya 25 orang. Tetapi memasuki bulan ketiga sudah ada 98 orang lebih yang menjadi anggota. Proses pendaftaran keanggotaan dilakukan secara online karena mencakup seluruh Indonesia. Dan untuk calon anggota akan melewati verifikasi portofolio, missal dengan melihat karya yang dimuat ddi media social seperti youtube.

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.