Tahanan Kabur, Kemenkumham Periksa Rutan di Sumut

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

117
Menkum HAM, Yasonna H Laoly -Dok: CDN

JAKARTA — Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) masih melakukan pemeriksaan terkait 16 tahanan yang kabur dari Cabang Rumah Tahanan Labuhan Bilik, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara.

“Lagi diperiksa kalau ada kesalahan dari sipir. Ini Kakawanwil-nya sudah berangkat langsung ke sana. Jadi napinya 105 petugasnya satu jadi bisa bayangkan bagaimana kira-kira caranya mengawal 105,” kata Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly.

Hal tersebut dikatakannya setelah menghadiri acara Pencanangan Zona Integritas dan Forum Diskusi Ilmuah “Peran Pemangku Kebijakan Pada Peningkatan ASN yang Berkarakter di Lingkungan Kemenkumham” di Jakarta, Senin.

Namun, kata Yasonna, pihaknya juga akan tetap melakukan pemeriksaan terhadap petugas di Cabang Rumah Tahanan Labuhan Bilik tersebut.

“Tapi itu pun tidak boleh kami katakan tidak boleh kami periksa jadi ini sudah ‘over’ kapasitas,” ungkap Yasonna.

Sampai saat ini, kata dia, belum ada indikasi adanya kelalaian petugas di sana karena tahanan itu kabur melalui eternit.

“Belum ada kelalaian dari petugas kalau yang kami lihat mereka merusak eternit terus lari,” tuturnya.

Ia pun menyatakan Kemenkumham sudah berkoordinasi Polri untuk mencari tahanan yang kabur tersebut. “Itu sudah dikoordinasikan dengan Polri,” ucap Yasonna.

Sebelumnya, sebanyak 16 tahanan yang kabur dari Cabang Rumah Tahanan Labuhan Bilik, Kecamatan Panai Tengah, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara, dengan cara menjebol asbes kamar sel yang berukuran tujuh meter persegi itu.

Kepala Divisi (Kadiv) Pemasyarakatan Kanwil Kemenkum dan HAM Sumut, Hermawan Yunianto, di Medan, Minggu (15/4), mengatakan selain itu, para tahanan tersebut, juga membengkokkan terali besi dan melompat pagar rumah tahanan menggunakan kayu yang ada di lokasi tersebut.

Bahkan, menurut dia, para tahanan itu melarikan diri, ketika hujan turun cukup lebat, sehingga delapan petugas jaga Cabang Rutan Labuhanbilik terpaksa berteduh.

“Namun setelah hujan berhenti, petugas jaga kembali melakukan patroli di sekitar kamar sel, dan diketahui 16 tahanan sudah menghilang,” ujar Hermawan.

Ia mengatakan, permasalahan kaburnya tahanan tersebut, dalam penanganan Cabang Rutan Labuhanbiliik bekerja sama dengan Polsek Panai Tengah dan Polres Labuhanbatu.[ant]

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.