Timnas Bola Voli Siapkan Latih Tanding ke Luar Negeri

Editor: Irvan Syafari

289
Welsar Lubis, pelatih timnas bola voli Indonesia- Foto: sodik

YOGYAKARTA –– Tim Nasional (Timnas) bola voli Asian Games 2018 menyiapkan serangkaian program training camp (TC) dan latih tanding ke luar negeri guna mempersiakan tim menyambut event tingkat Asia di Jakarta dan Palembang, Sumatera Selatan.

TC dinilai lebih efektif untuk mengasah kemampuan tim. “Kita siapkan training camp dan tanding ke luar. Karena di dalam tidak ada yang sepadan untuk meningkatkan kemampuan tim yang akan turun di Asian Games mendatang,” ucap pelatih Timnas bola voli, Welsar Lubis, Senin (16/4/2018).

Menurut Welsar, pihaknya memiliki beberapa alternatif negara yang akan jadi tujuan untuk menggelar latih tanding. Ia memastikan negara tujuan adalah negara yang memiliki kualitas cukup baik di cabang bola voli seperti Jepang, China, Korea dan lainnya.

Bertanding dengan negara-negara tersebut, lanjut Welsar, akan mengasah mendongkrak kemampuan dan memantapkan team work tim mengingat peta persaingan di Asian Games 2018 bakal cukup ketat. Beberapa negara yang semula tidak diperhitungkan, justru harus mulai diwaspadai karena beberapa alasan.

Ia mencontohkan negara Qatar yang banyak melakukan naturalisasi atlet. Dengan naturalisasi itu, kini Qatar layak diperhitungkan karena banyak diperkuat atlet yang memiliki kemampuan cukup mumpuni.

“Fokus utama saat latih tanding di luar nanti pada team work, karena kita tidak punya lawan yang sepadan di dalam negeri. Sehingga pilihan kita harus keluar. Tapi yang paling dekat tentu saja perampingan jumlah atlet sampai nanti tersisa 18 atlet,” terang pelatih tim voli putra Palembang Bank Sumsel Babel ini.

Disinggung terkait penunjukkannya sebagai pelatih Timnas bola voli, Welsar mengaku bersukur diberi amanah menangani timnas. Di sisi lain, tugas itu tidak mudah karena harus menyatukan banyak bintang. Apalagi para pemain bintang sudah berada di level elit.

“Mereka ini bukan lagi pemain biasa, tapi mereka sudah ada di level elit. Tantangan kami bagaimana bisa menyatukan mereka agar bisa solid dan terbangun team work yang mumpuni,” katanya.

Selain itu, lanjut dia, menyatukan pemain bintang tidak mudah dilakukan jik tidak ada sinergai di jajaran coaching staff.

“Kita sinergikan dulu coaching staff-nya, setelah itu tim juga kita garap,” kata pelatih yang mengantar timnya menjadi runner up Proliga 2018.

Baca Juga
Lihat juga...