Universitas Balikpapan Berencana Membuka Prodi Kedokteran

Editor: Irvan Syafari

435
Pembina Universitas Balikpapan (UNIBA) Rendy Susiswo Ismail-Foto: Ferry Cahyanti.

BALIKPAPAN — Perguruan Tinggi (PT) swasta Universitas Balikpapan (UNIBA) yang berdiri pada 1981 di Kota Balikpapan berencana membuka Program Studi (Prodi) Kedokteran.

Keseriusan Uniba membuka Prodi Kedokteran itu diawali akan didirikannya klinik kesehatan di kawasan kampus Uniba, yang kini gedungnya sudah disediakan.

Rencananya klinik kesehatan akan hadir di Uniba pada tahun ini mengingat kebutuhan akan tenaga kesehatan sangat tinggi dan kebutuhan masyarakat terjadap fasilitas kesehatan juga cukup tinggi. Dalam waktu empat bulan ke depan rencana klinik kesehatan itu akan terealisasi.

“Insha Allah dalam waktu dekat sebagai wujud keseriusan kita untuk penambahan Prodi Kedokteran akan ada pendirian klinik kesehatan. Ini sekarang lagi menunggu alat-alat kesehatannya, gedung sudah siap,” ungkap Pembina Yayasan Uniba, Rendy Susiswo Ismail, Kamis (19/4/2018).

Alasan penambahan prodi kedokteran menurutnya, kedokteran menjadi prioritas dan sumber daya juga tengah dipersiapkan untuk Fakultas Kedokteran. Hanya saja, pihaknya mengaku masih berbenturan dengan moratorium oleh Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi terkait terkait dengan pembukaan program studi tersebut.

“Kita masih berbenturan dengan moratorium oleh kementerian terkait dengan pembukaan program studi kedokteran. Tetapi itu tidak memutuskan niat kita untuk membuka Fakultas Kedokteran di Uniba,” celetuknya.

Saat ini Universitas Balikpapan memiliki 7 program studi dan satu program Magister Hukum. Program studi itu adalah Fakultas Ekonomi, Fakultas Hukum, Fakultas Sastra Inggris, Fakultas Teknik Sipil, Fakultas Teknik Industri, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, dan D4 Kesehatan dan Keselamatan Kerja (D4k3).

Disamping rencana penambahan Prodi Kedokteran, Rendy menambahkan juga melakukan peningkatan akreditas A untuk beberapa program studi. Akreditas itu salah satu upaya peningkatan kualitas pendidikan di perguruan tinggi.

“Saat ini kan sudah ada akreditas A dan B yang disebut oleh Kementerian sehingga dari sisi kualitas tidak yang membedakan. Karena dari sisi kualitas pemerintah sudah membuat standar. Kami yakin kualitas Universitas Balikpapan tidak kalah dengan sekolah yang ada di Jawa,” tandas Rendy.

Universitas Balikpapan yang beralamat di Jalan Pupuk Raya Balikpapan ini merupakan salah satu perguruan tinggi yang besar dan fasilitas sarana dan pendukung juga selalu mengalami penambahan. Tahun 2019, rencananya Uniba juga membangun masjid yang lebih besar kapasitas dengan rencana anggaran sebesar Rp16 miliar.

Baca Juga
Lihat juga...