Warga NU Diajak Perangi Kemiskinan dengan Kemandirian Ekonomi

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

364

LOMBOK — Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Lombok Tengah, Pathul Bahri mengajak warga NU untuk secara bersama memerangi kemiskinan, dengan membangun kemandirian ekonomi.

Ajakan tersebut disampaikan Pathul ketika berbicara kepada ribuan warga NU di acara hari lahir (Harlah) NU di lapangan umum Desa Penujak, Kabupaten Lombok Tengah, Kamis sore (19/4/2018).

“Hari ini kenapa ada ekonomi NU expo, kita harus sudah harus mulai belajar, bagaimana kita belajar ekonomi dan perputaran ekonomi warga NU, khusus di Lombok Tengah dan kita harus mulai itu,” kata Pathul yang juga Pelaksana tugas (Plt) Bupati Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) tersebut.

Tiga hari lalu Pemda NTB diundang oleh salah satu perusahaan yang akan membangun hotel berbintang dengan 800 kamar, kerja sama Arab Saudi dengan investor Amerika Serikat. Kemudian beberapa waktu lalu ada vulma akan berinvestasi 900 miliar, Sasa 2,2 triliun, Jaya Mandiri 600 miliar, semua itu ada di Lombok tengah.

“Lalu kita warga Nahdiyin akan mendapatkan apa kalau tidak memulai dari sekarang dan melakukan edukasi kepada masyarakat, karena itulah menjadi kewajiban kita bersama membekali anak kita dengan pendidikan dan keterampilan,” sebutnya.

Dikatakan Pathul, ketika investasi banyak masuk tentu akan menguntungkan masyarakat Lombok Tengah dan memberikan ‘multiplayer’ efek besar bagi kemajuan prekonomian masyarakat, khusus masyarakat pelaku UMKM, serta akan banyak menyerap tenaga kerja.

Pathul mengatakan, dari sisi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Lombok Tengah juga, sudah pasti akan meningkat, terbukti, kalau PAD Lombok Tengah lima tahun lalu 35 miliar, sekarang 200 miliar, APBD dulu 850 miliar Sekarang 2 triliun.

Sementara itu, Ketua Pengurus Wilayah (PW) NU NTB, TGH. Taqiudin Mansyur, momentum Harlah NU Lombok Tengah diharapkan akan semakin memperkuat dan memperkokoh warga NU merapatkan barisan menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia, termasuk ikut membantu pemerintah memerangi kemiskinan melalui pemberdayaan ekonomi umat.

“Warga NU di NTB, banyak berkiprah di pemerintahan, baik sebagai eksekutif maupun legislatif, terutama Lombok Tengah sebagai gudangnya warga NU, karena itu melalui kebijakan dijalankan, juga diharapkan bisa ikut memerangi kemiskinan dan pemberdayaan ekonomi umat, utamanya warga NU,” katanya.

Baca Juga
Lihat juga...