Zidane Gerah Dengan Ejekan Real Merampok Juventus

173
Cristiano Ronaldo mengekspresikasi keberhasilan mencetak gol dari titik putih sekaligus mengantar Madrid ke semifinal Liga Champions Eropa. Foto: realmadrid.com/ Sodik

MADRID – Pelatih Real Madrid Zinedine Zidane sangat marah dengan ejekan secara terus-menerus terhadap kemenangan timnya atas Juventus di pertandingan babak perempat final Liga Champions Eropa. Dia menyebut orang-orang yang mencemooh tersebut kesal dengan kesuksesan klub yang fenomenal itu.

Bahkan pelatih Juventus Massimiliano Allegri masih mengeluh hingga Sabtu (14/4/2018) setelah kekalahan tim-nya dengan agregat 4-3. Allegri menyebut, terlalu banyak waktu tambahan dimainkan dalam laga antara Real Madrid dengan Juventus tersebut.

Sementara itu keputusan untuk menghadiahkan penalti kepada Real atas pelanggaran Mehdi Benatia telah dijelaskan oleh sebagian media Italia  dan Spanyol  sebagai perampokan. “Ini memalukan. Saya sangat kecewa karena orang-orang terus berbicara tentang perampokan. Kami harus menghentikan tuduhan seperti ini,” kata Zidane, Sabtu (14/4/2018).

Zidane menyebut, setiap orang dapat memiliki pendapat. Namun demikian, Dirinya tidak akan menanggapi apa yang dikatakan para pemain. “Semua yang akan saya katakan adalah tidak seorang pun di media dapat berbicara kepada saya tentang perampokan. Saya marah tentang itu. Saya tidak percaya orang-orang mengatakan hal-hal ini,” tandasnya.

Penalti Cristiano Ronaldo yang dikonversi menjadi gol saat melawan Juventus membuat Madrid melaju ke semifinal dengan Bayern Munich meski kalah di leg kedua 3-1, membuat mereka tetap di jalur untuk meraih kemenangan ketiga berturut-turut di kompetisi Liga Champions.

Zidane mengatakan, Dia yakin serangan terhadap timnya dimotivasi oleh dominasi mereka yang berlanjut di Eropa. “Ketika orang berbicara tentang perampokan, Anda menyadari bahwa kami menjengkelkan banyak orang dengan apa yang kami lakukan. Kami tidak bisa mengubah itu, tapi saya akan selalu membela para pemain saya. Kami pantas lolos, tanpa keraguan. Kami bermain sangat baik dan kami berada di semifinal,” kata pelatih asal Prancis itu.

Real berada di urutan keempat dalam klasemen Liga dan bisa memangkas selisih menjadi 18 poin di belakang pemimpin klasemen Barcelona saat mereka bermain melawan Malaga. Tapi mereka mengejar Piala Eropa ke-13, yang akan membuat mereka menjadi tim pertama yang memenangkan trofi tiga tahun berturut-turut sejak Bayern Munich antara 1974 dan 1976.

“Ada orang-orang yang anti-Madrid dan kami tidak bisa mengubah itu. Kami terus melakukan apa yang kami lakukan. Orang dapat menulis atau mengatakan apa yang mereka inginkan tetapi tidak ada yang dapat mengubah sejarah klub ini, yang merupakan klub terbaik,” pungkas Zidane. (Ant)

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.