18 Hektare Lahan Pertanian Tergenang Luapan Danau Buyan

Editor: Koko Triarko

202
Kepala Bidang Hortikultura Dinas Pertanian Buleleng, I Gede Subudi.-Foto: Ist/ Sultan Anshori

BULELENG – Hingga kini, hektaran lahan pertanian masih terendam air akibat meluapnya Danau Buyan di Desa Pancasari, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, pada beberapa waktu lalu.

Kepala Bidang Hortikultura Dinas Pertanian Buleleng, I Gede Subudi, mengatakan, sesuai hasil pendataan, lahan terendam mencapai 18 hektare.

Rinciannya, lahan strowberi 12 hektare, sayuran 3 hektare, tomat 2 hektare, paprika dan cabai masing-masing setengah hektare.

“Hal ini tentu menyebabkan kerugian bagi para petani, karena tidak bisa melakukan aktivitas pertanian”, kata I Gede Subudi, melalui sambungan telpon, Senin, (21/5/2018).

Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Buleleng melalui Dinas Pertanian akan memberikan bantuan bibit strowberi, karena sebagai komoditas unggulan.

Terkait bantuan bibit sayuran, pihaknya masih akan melakukan koordinasi dengan atasannya. Selain itu, pihaknya juga akan melakukan verifikasi terlebih dahulu terhadap petani yang terdampak. “Dari data yang ada terdapat 44 petani”, imbuhnya.

Berdasarkan pantauan, Senin, (21/5), air danau yang berdekatan dengan Danau Tamblingan, Kecamatan Banjar ini masih merendam lahan pertanian milik warga.

Nyoman Santiasa, salah seorang petani mengaku, akibat fenomena alam ini pihaknya tidak bisa melakukan aktivitas pertanian. Alhasil, ia juga tidak bisa memanen hasil dari pertaniannya, karena lahan yang ditanami strowberi serta sayuran dipenuhi belukar. “Tentunya kami rugi, Mas”, keluhnya.

Ia berharap, luapan air yang sudah terjadi sejak beberapa minggu ini bisa segera surut, agar mereka bisa kembali melakukan aktivitas pertanian.

Baca Juga
Lihat juga...