Balikpapan Dorong Nelayan Miliki Kartu Nelayan

Editor: Koko Triarko

223
Kepala Dinas Pangan, Pertanian dan Kelautan Balikpapan, Yosmianto. –Foto: Ferry Cahyanti

BALIKPAPAN – Dinas Pangan, Pertanian dan Kelautan Balikpapan, mendorong nelayan untuk terus melakukan pengurusan asuransi dan kartu nelayan.  

Kepala Dinas Pangan, Pertanian dan Perikanan Balikpapan, Yosmianto, menjelaskan saat ini nelayan yang telah memiliki asuransi sejak 2017 hanya 118 dari jumlah nelayan di Balikpapan yang mencapai 2.000 lebih.

“Memang melalui program pemerintah 2017 yang terdata memiliki asuransi hanya 118 orang. Kemudian tahun ini sudah tidak ada subsidi lagi, sehingga mandiri,” jelasnya, saat ditemui Senin (21/5/2018).

Dengan masih minimnya jumlah nelayan untuk memiliki asuransi, Yos mengatakan, terus melakukan sosialisasi mengenai cara memiliki dan manfaat asuransi   kepada nelayan dari pintu ke pintu.

“Gratis saja susah, apalagi tidak gratis, tapi saat ini upaya yang dilakukan mendorong mereka untuk memiliki kartu anggota nelayan,” tukasnya.

Menurutnya, masih minimnya nelayan yang memiliki asuransi disebabkan masih banyaknya nelayan yang belum memiliki kartu nelayan. Sehingga pihaknya mendorong untuk memiliki kartu nelayan.

“Karena banyak mereka tidak mengurus kartu nelayan dan alat tangkap yang ramah lingkungan. Nelayan yang sudah memiliki kartu nelayan ada 300 sampai 400 orang,” sebutnya.

Upaya yang dilakukan pemerintah adalah terus melakukan sosialisasi dan mengupayakan nelayan untuk mengurus kartu nelayan dengan syarat alat tangkapnya sesuai aturan dan memiliki surat-surat yang lengkap.

“Pelan-pelanlah kita mengubah alat tangkap ramah lingkungan. Padahal, pemerintah mewajibkan punya kartu nelayan. Asuransi tidak terlalu fokus, yang fokus kartu nelayan masa berlaku selama satu tahun,” tutup Yosmianto.

Baca Juga
Lihat juga...