BI Solo Siapkan Rp5 Triliun Uang Pecahan Baru

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

276

SOLO — Bank Indonesia (BI) Cabang Solo, Jawa Tengah menyiapkan Rp5 trilyun lebih uang pecahan baru menjelang lebaran 2018 dengan lokasi penukaran terdapat di 111 titik.

Hal ini diungkapkan Kepala Kantor Perwakilan BI Cabang SOlo, Bandoe Widiarto saat menggelar jumpa pers dalam rangka persiapan jelang lebaran 2018.

Bandoe menyebutkan, lokasi penukaran melalui berbagai bank, baik swasta maupun milik pemerintah, serta melibatkan bank perkreditan rakyat (BPR).

“Uang pecahan baru yang kita siapkan ini jika dibanding 2017 lalu naik sekitar 9,09 persen. Yakni dari Rp 4,84 trilyun menjadi Rp 5,034 trilyun,” ucapnya kepada awak media, Selasa (22/5/2018).

Jumpa Pers BI dalam rangka persiapan jelang lebaran 2018
Jumpa Pers BI dalam rangka persiapan jelang lebaran 2018. Foto: Harun Alrosid

Meski jumlah yang disiapkan mencapai Rp5 trilyun lebih, namun uang itu didominasi pecahan besar. Hanya sekitar 11 persen pecahan Rp10.000 dan di bawahnya. BI juga akan melayani penukaran dengan kondisi cacat, rusak, dan ditarik.

“Selain di berbagai bank dan pegadaian, BI juga akan melayani penukaran di tempat umum. Seperti terminal, pasar tradisonal dan stasiun. Mobil kas keliling juga akan disiapkan di pusat-pusat keramaian,” jelasnya.

Layanan, sebutnya, mulai dibuka pada hari ini serentak di seluruh kabupaten dan kota di Solo. Pelayanan akan berakhir pada 7 Juni 2018 mendatang. Untuk memudahkan masyarakat perbankan maupun pegadaian diimbau untuk memasang spanduk.

“Kita menjamin penukaran di tempat resmi yang ditunjuk tidak akan dipungut biaya sepeserpun. kita juga menerjunkan tim pengawas,” imbuhnya.

Sebagai antisipasi agar tidak ada oknum yang memborong atau calo, BI memiliki strategi tersendiri. Yakni, di lokasi penukaran akan dilakukan screening dengan menggunakan KTP dan celup tinta.

“Celup tinta di jari tentu ini lebih efektif, karena sulit untuk dihilangkan dan akan ketahuan kalau pindah-pindah tempat. Untuk membatasi agar tidak memborong, maka satu orang maksimal Rp4.400.000,” pungkasnya.

Baca Juga
Lihat juga...