Bulog Kalsel Siap jadi Bumper Stock Bapok

Editor: Koko Triarko

253
Kepala Bulog Divre Kalsel Deddy Supriadi  -Foto: Arief Rahman

BANJARMASIN – Bulog Divre Kalsel menyatakan siap menjadi bumper stock atau penjaga stok beberapa kebutuhan bahan pokok (bapok) di Banua selama Ramadan.

Menurut Kepala Bulog Divre Kalsel, Deddy Supriadi, kesiapan tersebut karena stok beberapa kebutuhan pokok di Gudang Bulog sudah jauh lebih dari cukup.

“Kita siap jadi bumper stock selama Ramadan, baik untuk kebutuhan pokok jenis beras, gula, minyak goreng hingga tepung terigu,” tegasnya, Rabu (16/5/2018).

Untuk kebutuhan pokok jenis beras, di Gudang Bulog Divre Kalsel masih tersisa sekitar 8.000 Ton. Lalu untuk jenis Gula Pasir memang hanya tinggal 581 ton, namun sekitar 4.500 ton akan segera datang dari Pulau Jawa.

Sedangkan untuk minyak goreng di gudang masih terdapat sekitar 54.600 liter. Sementara tepung terigu stoknya masih 14 ton.

“Untuk harganya pada kebutuhan pokok jenis gula kita jual Rp11.000 per kilogram. Minyak goreng dibandrol Rp12.500 per liter. Sedangkan tepung Rp8.000 per kilogram dan beras Rp8.000 per kilogram. Harga tersebut bisa jauh lebih murah jika mengambil dalam jumlah yang lebih banyak,” tambahnya.

Tak hanya menjaga stok di gudang, Bulog Divre Kalsel beberapa pekan sebelum Ramadan juga telah gencar menyuplai beberapa kebutuhan pokok ke sejumlah distributor. Tujuannya agar sembako yang dimiliki pihaknya mudah ditemukan dan dibeli oleh masyarakat.

“Sejauh ini, kita pantau harganya di pasaran masih sangat kompetitif. Kami bahkan optimis bisa mengulang kestabilan harga sembako sama seperti Ramadan tahun lalu,” ucapnya.

Terkait tingginya permintaan kebutuhan pokok di masyarakat selama Ramadan, ia memprediksi akan didominasi oleh jenis kebutuhan pokok jenis gula dan minyak goreng, seperti tahun sebelumnya.

“Kalau tepung terigu dan beras tidak seberapa kenaikan permintaannya. Karena itu, kita untuk tahun ini lebih memfomuskan menjaga stok kebutuhan pokok jenis gula dan minyak goreng,” pungkasnya.

Baca Juga
Bulog Cirebon Beli 4.500 Ton Gula Petani CIREBON - Sub Divre Bulog Cirebon, Jawa Barat, membeli gula petani sebanyak 4.500 ton. Pembelian dilakukan secara bertahap, dengan harga yang ditetapk...
Tingginya Harga Sulitkan Bulog Cirebon Serap Gabah... CIREBON - Penyerapan gabah petani yang dilakukan oleh Sub Divre Bulog Cirebon, Jawa Barat, tidak memenuhi target, karena harga saat ini sudah cukup ti...
Hulu Sungai Tengah Genjot Pendapatan Capai Rp1,17 ... BARABAI - Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan memproyeksikan pendapatan 2019 sebesar Rp1,17 triliun. Pelaksana Tugas Bupati...
Stok Beras Bulog NTT, 30.000 Ton KUPANG - Kepala Badan Urusan Logistik (Bulog) Divisi Regional Nusa Tenggara Timur, Efdal Sulaiman, mengemukakan stok beras untuk memenuhi kebutuhan ma...
500 Warga Kurang Mampu di Banjarmasin Terima Kartu... BANJARMASIN --- 500 warga kurang mampu di Banjarmasin, Kalimantan Selatan menerima kartu Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) ha...
Petugas Lapas Banjarmasin Gagalkan Penyeludupan Sa... BANJARMASIN – Petugas Pengamanan Pintu Utama (P2U) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banjarmasin, menggagalkan upaya penyelundupan sabu-sabu. ...
Bulog Pekalongan Siapkan 4.300 Ton Rastra PEKALONGAN - Perum Badan Urusan Logistik Sub Divisi Regional Pekalongan, Jawa Tengah, menyiapkan sekitar 4.300 ton beras per bulan untuk program penya...