banner lebaran

Bupati Sigi Wajibkan Desa Tanam 5.000 Pohon

146

SIGI – Bupati Sigi, Sulawesi Tengah Irwan Lapata mencanangkan program Sigi Hijau. Dengan program tersebut setiap desa di daerahnya wajib menanam 5.000 pohon sebagai upaya mendukung program tersebut.

Irwan Lapata mengatakan, penanaman perdana program itu sudah dimulai dari Desa Karunia, Kecamatan Palolo, salah satu dari 15 kecamatan di Kabupaten Sigi. “Penanaman perdana sudah dilakukan. Semua desa diharapkan mendukung program ini,” tandasnya.

Selain untuk kepentingan konservasi, program Sigi Hijau juga sebagai investasi untuk generasi anak cucu ke depan. Hutan dan alam yang merupakan warisan perlu dijaga dengan baik. Semua warisan tersebut sangat penting kehidupan umat manusia. Oleh karena itu, sudah sepatutnya hutan dan alam di sekitarnya harus dijaga dan bukan dirusak. “Mari bersama-sama mulai dari sekarang bangkitkan rasa peduli dengan hutan dan alam,” ajak Irwan.

Dengan program tersebut, masyarakat di seluruh wilayah di Kabupaten Sigi mulai menanam pohon. Penanaman dilakukan di lahan-lahan kritis di wilayah masing-masing. Pohon-pohoan yang ditanam termasuk yang endemik dan juga produktif seperti kemiri, kenari, pala, mangga, nangka, durian dan komoditas perkebunan lainnya.

Sigi menurut Irwan, merupakan satu-satunya kabupaten di Provinsi Sulteng yang tidak punya laut, kecuali hutan dan alam subur dan indah. Jika hutan dan alamnya bagus, niscaya merupakan sumber kehidupan dan kekayaan ekonomi bagi masyarakat Kabupaten Sigi.

Pemkab Sigi selama ini mengandalkan pendapatan asli daerah (PAD) dari sejumlah sektor unggulan seperti pariwisata, UMKM, pertanian dan subsektor perkebunan, peternakan dan perikanan danau. Sigi tidak memiliki tambang seperti yang ada di hampir semua kabupaten/kota di Sulteng. (Ant)

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.