Butik Busana Muslimah di Banjarmasin Mulai Banjir Pembeli

Editor: Koko Triarko

310
BANJARMASIN – Sepekan di momen Ramadan, pebisnis butik muslimah mulai kebanjiran order. Pebisnis butik muslimah di Banjarmasin, Asdiana Eka, mengatakan, tiga hari terakhir ini mulai ada peningkatan pembelian sebesar 20 persen.
“Sudah mulai naik permintaannya sekitar 20 persen. Biasanya kalau berkaca di tahun lalu, kenaikan ini akan terus berlanjut hingga jelang lebaran nanti,” jelasnya, Jumat (25/5/2018).
Khusus untuk di butiknya, kebanyakan jenis pakaian muslim yang dibeli konsumen adalah tiruan atau KW pakaian muslim dari merk terkenal. Selain memiliki bentuk desain yang kekinian, produk KW ini harganya jauh lebih murah dibanding aslinya.
“Dibandrol mulai dari Rp100.000 – Rp300.000 per pasang. Kalau aslinya bisa mencapai lebih dari Rp500.000 sampai jutaan rupiah. Makanya, wajar jika produk KW ini laris manis di pasaran,” katanya.
Agar semakin cepat laku, ia pun kini mulai aktif menjajakan berbagai koleksi pakaian muslimah di butiknya secara online, melalui media sosial. Dirinya juga tidak segan memberikan diskon pada produk tertentu.
“Baik online maupun ofline, biasanya sama-sama ramai penjualannya. Kalau awal Ramadan ini, biasanya online yang ramai, sedangkan saat jelang lebaran baru yang ofline yang ramai,” tambahnya.
Annisa Raudah, pemilik butik muslimah lainnya di Pasar Pal 7 Kabupaten Banjar, juga mengakui mulai banyaknya pesanan berbagai baju muslimah, khususnya jenis casual.
Walau mengalami kenaikan permintaan, dirinya tidak serta merta bisa menaikkan harga. Hal itu mengingat saat ini persaingan bisnis butik muslimah kian ketat, sehingga kalau dijual dengan harga yang berlebihan, bisa menjadi tidak laku dipasaran.
“Yang penting sekarang barang yang kita jual cepat laku, walaupun keuntungan yang diperoleh tidak banyak. Lagi pula, kalau kebanyakan barang yang tertahan karena kemahalan, kita jadi sulit memutar modal untuk membeli pakaian yang sedang tren di masyarakat,” pungkasnya.
Baca Juga
Lihat juga...