CHA: Putusan Hakim Harus Akuntabel

169
Suasana persidangan, ilustrasi -Dok: CDN

JAKARTA – Calon Hakim Agung (CHA) Periode II Tahun 2017-2018 dari Kamar Perdata, Yulman, mengatakan putusan yang dikeluarkan oleh hakim dalam setiap perkara haruslah putusan yang akuntabel, sehingga dapat dipertanggungjawabkan.

“Putusan akuntabel itu memang harus dapat dipertanggungjawabkan kepada para pihak, kepada masyarakat, kepada keilmuan, dipertanggungjawabkan pula kepada Tuhan,” ujar Yulman, dalam seleksi wawancara terbuka untuk CHA di Gedung KY Jakarta, Rabu (16/5/2018).

Hal itu dikatakan Yulman ketika menjawab pertanyaan terkait pandangannya tentang putusan yang akuntabel.

Yulman berpendapat, bahwa keputusan yang dikeluarkan oleh hakim tidak hanya untuk dirinya sendiri, tapi juga banyak pihak yang harus dipertanggungjawabkan.

Menurut Yulman, putusan yang akuntabel itu memang harus dilandasi pertimbangan hukum yang kuat dan logis serta masuk akal.

“Untuk dapat dipercaya, ya tentu dasar hukumnya kuat dan mempunyai pertimbangan hukum yang bagus, baru dapat dikatakan terpenuhinya putusan yang akuntabel,” lanjutnya.

Wawancara ini adalah rangkaian akhir dari proses seleksi CHA yang dilakukan oleh anggota KY dan panel ahli yang terdiri atas mantan hakim agung, pakar dan negarawan.

Tim Panel Ahli yang terlibat dalam wawancara kali ini yaitu, Bagir Manan dari unsur negarawan, kemudian Ahmad Kamil sebagai ahli dari Kamar Agama, Iskandar Kamil ahli untuk Kamar Militer, Soeharto ahli untuk Kamar Pidana, dan Mohammad Saleh ahli untuk Kamar Perdata.

Seleksi CHA ini dilaksanakan untuk mengisi kekosongan delapan jabatan hakim agung di MA yang terdiri atas satu orang di kamar agama, tiga orang di kamar perdata, satu orang di kamar pidana, dua orang di kamar militer dan satu orang kamar tata usaha negara yang memiliki keahlian hukum perpajakan. (Ant)

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.