Cuaca Mendukung, Budidaya Rumput Laut di Klungkung Menggeliat

Editor: Mahadeva WS

225

KLUNGKUNG – Petani rumput laut di Desa Suara, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung Bali bergembira. Membaiknya kondisi cuaca beberapa waktu belakangan, membantu mereka melakukan aktivitas sebagai petani rumput laut.

Salah seorang petani rumput laut Nyoman Artaya mengaku, sebelumnya petani rumput sempat tidak melakukan aktivitas apapun akibat cuaca yang buruk. Tingginya aktivitas hujan serta tingginya gelombang air laut membuat petani kesulitan melakukan budidaya serta penjemuran rumput laut.

“Akibat tidak menentunya cuaca kami merugi. Kualitas panen rumput laut tidak maksimal, banyak yang membusuk. Tapi sekarang kami sudah mulai membudayakan lagi, meskipun sedikit,” ucap pria yang akrab disapa Artaya tersebut, Senin (14/5/2018).

Dalam budidaya rumput laut, dibutuhkan waktu antara 25 hingga 35 hari agar bisa panen. Sementara hasil dari panen, sangat tergantung dari jumlah bibit yang disebar sebelumnya di awal budidaya.

Selain karena faktor cuaca, para petani juga terkendala bibit rumput laut. Petani saat ini masih sangat kesulitan mendapatkan bibit rumput laut. Artaya sangat berharap ada perhatian daru pemerintah terkait kendala tersebut. Dengan dukungan cuaca yang baik, diharapkan hasil panen kali ini bisa berkualitas baik.

“Untuk harga jual, kisaran Rp8.000 per kilo untuk yang kering. Sementara untuk harga rumput laut yang basah harganya sekitar Rp3.500 perkilonya. Harganya cukup bagus,” tandasnya.

Wilayah Kecamatan Penida Kabupaten Klungkung merupakan salah satu daerah penghasil rumput laut. Dulu rumput laut sempat menjadi primadona bagi masyarakat Nusa Penida. Hal tersebut terlihat dari banyaknya masyarakat yang membudidayakannya di sepanjang pesisir pantai.

Selain di Pulau Nusa Penida, dua pulau lain yang berada di Kecamatan Nusa Penida juga menjadi tempat budidaya rumput laut yaitu di Pulau Nusa Ceningan dan Nusa Lemobongan. Akan tetapi, saat ini banyak masyarakat yang beralih ke sektor lain yaitu pariwisata.

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.