Dinsos Makassar Tertibkan ‘Gepeng’ Selama Ramadan

110
Penertiban gepeng, ilustrasi -Dok: CDN

MAKASSAR – Dinas Sosial Makassar akan melakukan koordinasi dengan Tim Jaga Kota yang ada di setiap kecamatan, untuk menertibkan para gelandangan dan pengemis yang banyak berkeliaran selama bulan Ramadan.

“Biasanya itu kalau bulan Ramadan banyak gelandangan dan pengemis yang muncul, ada di masjid-masjid, dekat pusat perbelanjaan dan lainnya,” ujar Kepala Dinas Sosial Makassar, Mukhtar Tahir, di Makassar, Rabu (16/5/2018).

Ia mengatakan, di kota Makassar setiap memasuki bulan puasa Ramadan selalu ditemukan banyak gelandangan dan pengemis (gepeng) berkeliaran di mana-mana.

Berdasarkan data gepeng yang banyak didata di tahun-tahun sebelumnya, kebanyakan gelandangan dadakan itu muncul dan berasal dari beberapa daerah.

“Mungkin mereka berpikir kalau bulan Ramadan itu banyak orang yang suka menyumbang. Makanya, banyak pengemis dadakan dan nanti ini akan kita tertibkan,” katanya.

Mukhtar menyatakan, sejak dirinya menjabat sebagai kepala dinas, pihaknya kemudian membentuk Tim Reaksi Cepat (TRC) Saribattang untuk menangani masalah gelandangan dan pengemis serta tuna wisma.

Dia mengaku, untuk memaksimalkan kinerja dari TRC Saribattang ini, pihaknya akan berkoordinasi dengan Tim Jaga Kota yang ada di setiap kecamatan agar ikut terlibat dalam menertibkan gepeng tersebut.

“Kita akan koordinasikan dengan Tim Jaga Kota kecamatan. Kalau misalnya ada laporan dan posisi yang dilaporkan jauh dari kita, maka kita akan meminta bantuan tim jaga kota kecamatan untuk menertibkannya,” jelasnya.

Disebutkannya, Dinsos Makassar memiliki satgas khusus untuk persoalan pengamanan gepeng, Tim Reaksi Cepat (TRC) Saribattang. Tim ini memiliki personel sekitar 30 orang yang berpatroli setiap hari dari pukul 09.00 hingga 16.00 WITA.

Terkait perubahan jadwal patroli di bulan Ramadan, Mukhtar Tahir belum menyebutkan secara terperinci. Dia lebih menekankan pada koordinasi dengan Tim jaga Kota.

Kan ada Tim Jaga Kota di kecamatan, mereka lebih dekat, kalau mereka menemukan, silakan ambil bawa ke kita (Dinsos). Mereka harus terlibat, jangan cuma lihat lalu menelpon,” ucapnya. (Ant)

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.