Diperiksa KPK, Istri Zumi Zola Jadi Saksi

Editor: Mahadeva WS

205
Kabiro Humas KPK Febri Diansyah - Foto Eko Sulestyono

JAKARTA – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa saksi Sherin Taria yang tak lain istri mantan Gubernur Jambi Zumi Zola. Pemeriksaan terhadap Sherin menjadi pemeriksaan yang pertama.

“Penyidik KPK memanggil dan melakukan pemeriksaan terhadap Sherin Taria terkait kasus dugaan korupsi yang menjerat suaminya (Zumi Zola). Yang bersangkutan datang untuk memenuhi undangan panggilan pemeriksaan di Gedung KPK Jakarta, hingga saat ini pemeriksaan masih terus berlangsung,” kata Kepala Biro Humas KPK Febri Diansyah, Selasa (22/5/2018).

Keberadan Sherin Taria menambah daftar panjang saksi yang diperiksa KPK dalam kasus korupsi yang menimpa Zumi Zola. Diduga, penyidik ingin mengetahui dan menggali informasi apakah Sherin Taria mengetahui terkait penerimaan suap atau gratifikasi yang melibatkan suaminya.

Zumi Zola diduga telah menerima sejumlah uang suap atau gratifikasi terkait perizinan sejumlah proyek pembangunan di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi. Uang tersebut sebagian dipergunakan untuk menyuap sejumlah oknum Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jambi.

Kasus korupsi yang menjerat Zumi Zola, merupakan hasil pengembangan penyidikan terkait kegiatan Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang digelar petugas KPK di wilayah Provinsi Jambi. Dalam kasus tersebut penyidik KPK telah menetapkan sejumlah tersangka dan juga telah menjebloskan mereka dalam Rumah Tahana (Rutan) KPK.

Penyidik KPK menduga Zumi Zola menyalahgunakan jabatan dan kewenangannya sebagai pejabat penyelenggara negara dalam hal ini saat menjadi Gubernur Bengkulu. Hingga saat ini berkas perkara pemeriksaan Zumi Zola belum lengkap sehingga belum bisa dilimpahkan ke pemuntutan atau disidangkan ke pengadilan.

Zumi Zola diduga telah melakukan perbuatan melawan hukum yaitu dengan cara menerima suap atau gratifikasi yang bertujuan memperkaya diri sendiri, orang lain atau sebuah korporasi selama dirinya menjabat sebagai Gubernur Provinsi Jambi dalam waktu relatif singkat tidak sampai satu periode.

Baca Juga
Lihat juga...