Dirikan Taman Buah Mekarsari, Bu Tien Ingin Cerdaskan Anak Bangsa

Editor: Mahadeva WS

821

JAKARTA – Plang besar bertuliskan selamat datang serta dua plang ukuran sedang bertuliskan pintu masuk khusus grup di pojok kiri dan kanan serta dua palang pintu masuk reguler di tengah menyambut kedatangan pengunjung ke Taman Buah Mekarsari.

Setelah masuk, pengunjung akan langsung disambut patung besar Ibu Tien Soeharto berwarna emas di lobi utama. Di lobi pengunjung akan bertemu dengan beberapa loket, di antaranya Petualangan Kebun, Petualangan D’farm, Petualangan Kanalzon dan Petualangan Bermain.

Patung Ibu Tien Soeharto di lobi utama Taman Buah Mekarsari – Foto : Tommy Abdulah

Petualangan Kebun adalah eksplorasi kekayaan tanaman buah Indonesia. Pengunjung akan menemukan berbagai flora unik dan langka yang belum pernah dijumpai. Sementara Petualangan D’farm adalah menikmati berbagai kegiatan seperti memberi makan kelinci, kura-kura, angsa, burung dan berkuda. Selain itu peserta dapat memetik sayur, memancing dan bakar ikan.

Di Petualangan Kanalzon pengunjung bisa menikmati suasana hutan di keharmonisan ekosistem taman buah mekarsari. Di tempat tersebut bisa ditemukan berbagai jenis burung, mamalia, binatang unik lainnya dan berbagai jenis tanaman hutan.

Dengan berbagai wahana tersebut, Istri tercinta Presiden Kedua Republik Indonesia Ibu Tien Soeharto, berharap Taman Buah Mekarsari yang diresmikan 14 Oktober 1995 dapat membantu buah-buahan Indonesia menjadi tuan rumah di negara sendiri. Keberadaannya diharapkan juga menjadi tempat edukasi bagi masyarakat.

Markom Taman Buah Mekarsari Firman Setiawan – Foto : Tommy Abdulah

“Almarhumah ingin masyarakat tau banyaknya jenis buah-buahan di Indonesia dan menjadi tempat riset,” kata Markom Taman Buah Mekarsari Firman Setiawan.

Taman seluas 264 hektar tersebut mulai dibangun pada 1990, di 1993 dilakukan penanaman dan di 1995 dilakukan peresmian. “Jadi saat peresmian tumbuhan sudah mulai tumbuh walau belum berbuah,” tambahnya.

Kebun yang terletak di daerah Cileungsi tersebut mempunyai koleksi lebih dari 1400 varietas buah. Selain buah lokal di Taman Buah Mekarsari juga terdapat buah-buahan dari luar negeri. Seperti Cupa-cupa dan jambu biji dari Brazil, Cannon Ball dari Afrika dan sawo raksasa.

Komputer informasi di Taman Buah Mekarsari – Foto : Tommy Abdulah

Dalam perkembangannya, Founding Mother menambah tujuan Mekarsari yang awalnya hanya edukasi menjadi tempat rekreasi. Mekarsari akhirnya dikembangkan dengan 5 si atau konservasi, reboisasi, edukasi, rekreasi dan informasi. Selain sebagai tempat penelitian, Mekarsari juga menerima anak SMK untuk melakukan Praktik Kerja Lapangan (PKL). “Selama ada kaitannya dengan pendidikan. Ini sesuai tagline Mekarsari, edukasi,” tambahnya.

Dengan tiket masuk seharga Rp25.000, masyarakat bisa mendapatkan ilmu yang bermanfaat di Taman Buah Mekarsari. Nilai yang diperoleh lebih besar dibanding harga tiket masuk.

Baca Juga
Lihat juga...