Dirjen Bimas Katolik Minta Rakyat Indonesia tak Terprovokasi

Editor: Satmoko

312
Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Katolik, Eusabius Bindasi. Foto: Ist

JAKARTA – Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Katolik, Eusabius Bindasi meminta rakyat Indonesia tetap tenang agar tidak terprovokasi dengan penyerangan bom yang menargetkan tiga gereja di Surabaya pada Minggu (13/5/2018).

“Saya meminta rakyat Indonesia dan khususnya umat Katolik tetap tenang,” katanya kepada Cendana News, Minggu.

Bindasi menyesalkan kejadian ini dan menyatakan berduka sedalam-dalamnya kepada korban ledakan baik yang meninggal juga yang terluka.

“Semoga korban meninggal diampuni dosa-dosanya dan mendapat keselamatan kekal atas jiwanya. Semoga tabah dan tetap teguh dalam iman,” pungkasnya.

Dirinya juga meminta rakyat Indonesia meningkatkan kewaspadaan menghadapi ancaman terorisme dan membantu kerja aparat keamanan.

“Jadilah duta perdamaian di tengah-tengah masyarakat,” tuturnya.

Seperti diketahui, tiga gereja di Surabaya mendapat serangan bom. Sedikitnya 8 orang tewas dan 35 terluka.

Baca Juga
Lihat juga...