Dunia Serangga TMII, Model Pelestarian Flora Fauna Ibu Tien

Editor: Mahadeva WS

227

JAKARTA – Kepala Seksi Umum Dunia Serangga Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Agus Hidayat bangga dengan ide cemerlang pemrakarsa TMII, Hj. RA Fatimah Siti Hartinah atau Ibu Tien Soeharto.

Agus tidak akan pernah melupakan jasa dan peran Ibu Tien yang telah mendorong pengembangkan TMII menjadi wahana pelestarian seni budaya bangsa. “Saya bangga dengan Ibu Tien. TMII hingga kini masih menjadi tempat wisata yang difavoritkan masyarakat,” kata Agus kepada Cendana News, Kamis (17/5/2018).

Menurutnya, miniatur Indonesia tersebut menjadi ajang promosi budaya daerah. Bahan edukasi budaya tersebut tidak hanya dinikmati rakyat Indonesia tapi juga oleh wisatawan mancanegara. Mereka bisa mengenal ragam budaya daerah hanya dengan berkunjung ke TMII.

Gagasan yang cemerlang dengan TMII tersebut hinga kini terus berkembang. Setiap tahun selalu ada proyek pelestarian sejarah budaya yang dibangun di TMII. Seperti halnya Dunia Serangga TMII. Dunia Serangga memang ide Perhimpunan Kebun Binatang Seluruh Indonesia (PKBSI) yang diusulkan kepada Ibu Tien. “Dunia Serangga di bangun di TMII, karena pemikiran Ibu Tien ingin melestarikan flora dan fauna,” ungkap Agus.

Sebagai penggagas, semasa hidupnya Ibu Tien selalu mengunjungi TMII. Misalnya, keliling TMII mengunjungi anjungan-anjungan daerah dan museum. Bahkan saat pembangunan gedung Dunia Serangga berlangsung, Ibu Tien datang meninjau secara langsung di Maret 1993.

Saat peninjuan itulah, Agus mengaku bangga bisa berjabat tangan dan bisa mengucapkan sapa dan menanyakan kabar secara langsung. “Ibu Tien kan Ibu negara, saya bangga bisa salaman dengan beliau. Alhamdulillah, saat Ibu Tien meninjau itu pengawalan tidak ketat, jadi saya bisa dekat dan bersalaman. Senyumnya itu wibawa banget, ya,” ungkap pria kelahiran 53 tahun lalu tersebut.

Namun saat peresmian Dunia Serangga pada 20 April 1993 oleh Presiden Soeharto, dimana Ibu Tien mendampingi. Agus mengaku tak bisa mendekati Ibu Tien, lantaran penjagaan yang sangat ketat.

Menurut Agus, Ibu Tien adalah sosok ibu yang sangat perhatian dan mengayomi rakyatnya. Beliau juga selalu konsisten dengan komitmen mengembangkan dan melestarikan seni budaya bangsa. Kini TMII telah menginjak usia 43 tahun. Agus berharap TMII bisa lebih sukses dan berjaya. Pelestarian seni budaya bisa terus menggema. Begitu pula penambahan koleksi museum-museum di TMII terus bertambah.

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.