Film, ‘Selembar Itu Berarti’ Siratkan Makna Pendidikan

Editor: Mahadeva WS

609
Anwar Fuady (Foto Akhmad Sekhu)

JAKARTA – Anwar Fuady termasuk aktor senior yang tetap eksis di dunia perfilman Indonesia. Anwar tertarik dengan film sejak kecil karena kedekatan rumahnya dengan bioskop.

Setelah lulus SMA, Anwar memilih melanjutkan studi di Akademi Teater dan Film (ATF), Jakarta. Impian Anwar menjadi kenyataan, Dia membintangi banyak film, di antaranya Manusia dan Peristiwa (1969), Selimut Cinta (1977), Mendung Tak Selamanya Kelabu (1982), Sunan Kalijaga dan Syech Siti Jenar (1985), Kiamat Sudah Dekat (2003), Dalam Mihrab Cinta (2010), dan lain-lain.

Yang terbaru, Anwar membintangi film produksi Mora Heart Production berjudul ‘Selembar Itu Berarti’. Film tersebut direncanakan akan tayang pada 24 Mei 2018 mendatang. “Saya sangat tertarik dengan film ini karena banyak mengandung pesan moral. Meski syutingnya sangat jauh di Tarutung, tapi saya terima, bahkan saya tidak mengharapkan bayaran, hanya minta tiket saja untuk ke tempat lokasi syuting,“ kata Anwar Fuady seusai gala premier film ‘Selembar Itu Berarti’ di XXI Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (22/5/2018).

Lelaki kelahiran Palembang, 14 Maret 1947 tersebut mengatakan, ada ruh di dalam Selembar Itu Berarti. Jika dirasakan dengan baik, maka cerita yang disampaikan dapat bermanfaat bagi masyarakat. “Film ini sarat makna pendidikan yang nyata di masyakat kita,“ beber mantan PARSI periode 1998-2006 yang banyak bermain peran antagonis di hampir semua film dan sinetron yang dibintanginya.

Menurut Anwar, kalau film lain kebanyakan hanya menjual mimpi. Film ‘Selembar Itu Berarti’ arahan sutradara Dedy Arliansyah ini tidak menjual mimpi, “Saya capek main film yang hanya menjual mimpi saja,“ bebernya.

Dalam film ‘Selembar Itu Berarti’, Anwar mendapat karakter sangat keras, yang mewakili pejabat yang paling bawah, yaitu lurah. “Dia banyak menghadapi masalah, mulai menghadapi masalah dalam keluarganya sendiri  agar bisa mengkuliahkan anaknya di luar daerah dan dia juga yang mencari solusi untuk anak-anak dalam masalah pendidikan,“ paparnya.

Anwar memuji, film ‘Selembar Itu Berarti’ ini luar biasa dan bisa dibilang idealis karena mengangkat tema yang jarang diangkat sineas lainnya. “Masyarakat baru menonton syuting saja langsung menangis, apalagi kalau menonton filmnya, “ ujarnya.

Film ‘Selembar Itu Berarti’ mengingatkan untuk menghargai pendidikan dengan segala usaha. “Kita harus tetap semangat untuk mengutamakan pendidikan, film ini menjadi tontonan sekaligus bisa juga menjadi tuntunan, “ pungkasnya.

Baca Juga
Lihat juga...