Habibie : Sasaran Reformasi adalah Peradaban Indonesia

Editor: Mahadeva WS

242

JAKARTA – Presiden ketiga Indonesia Bacharuddin Jusuf Habibie atau lebih dikenal dengan BJ Habibie mengaku sering mendapatkan pertanyaan mengenai hasil dari reformasi. Apakah reformasi yang sudah berjalan 20 tahun, sudah sesuai dengan sasarannya?

Menurut Habibie, jalan reformasi telah sesuai rencana. Namun untuk mencapai sasaran masih jauh. “Sasaran reformasi itu peradaban Indonesia, yaitu sumber daya manusia (SDM) di negeri ini,” kata Habibie pada saresehan nasional ICMI bertajuk Refleksi 20 Tahun Reformasi di Hotel Grand Sahid Jakarta, Senin (21/5/2018).

SDM yang dimaksud adalah, SDM yang bisa diandalkan dan mempunyai kualitas hidup tinggi untuk membangun negara Indonesia. Peradaban yang bisa dibangun dengan perilaku manusia yang sesuai nilai budayanya. “Peradaban dikembangkan secara mandiri. Jadi peradaban adalah hasil usaha dan kerja SDM agar kualitas hidupnya makin baik dan stabil,” tegas Habibie.

Peradaban Indonesia bisa dibangun dengan tiga elemen yang ada dalam tubuh manusia. Pertama, budaya, kedua adalah agamanya, dan ketiga adalah kemajuan pengembangan pengetahuan dan teknologi. Budaya perlu bersinergi dengan agama. Karena tidak ada agama di muka bumi ini yang lebih tua dari 5.000 tahun.

Sedangkan budaya tidak ada yang lebih muda dari 10 ribu tahun. “Jangan sepelekan juga agama lain. Karena negara ini berdasarkan Pansacila dan UUD 1945,” tandasnya.

Dalam mengembangkan peradaban, tidak hanya berdasarkan pada sila pertama Pancasila, namun harus berkesinambungan dengan sila-sila berikutnya. “Bukan kita mencari yang paling benar. Tapi yang benar dan baik untuk peradaban Indonesia ini,” tandasnya.

Menurut Habibie, seluruh dunia tahu umat Muslim terbesar ada di Indonesia yang jumlahnya hampir 90 persen. Namun Indonesia bukan negara Islam. Indonesia disebutnya sebagai masyarakat yang punya keyakinan adanya Tuhan Yang Maha Esa. “Pancasila itu pilar perjuangan bangsa mewujudkan pembangunan negeri ini dengan iman dan taqwa,” pungkasnya.

Baca Juga
Lihat juga...