Imam Besar Istiqlal: Puasakan Diri dari Madharat

207
Nasaruddin Umar - Foto Istimewa

JAKARTA – Imam Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar mengajak umat Islam saat bulan Ramadhan untuk melakukan puasa secara total. Termasuk puasa dari hal-hal madharat yang dapat merusak pahala puasa.

“Ingat terdapat perbuatan yang merusak ibadah kita,” kata Nasaruddin saat mengisi ceramah jelang Shalat Tarawih perdana menggantikan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin di Masjid Istiqlal, Jakarta, Rabu (16/5/2018).

Menurut Nasaruddin, puasa tidak hanya menahan diri dari makan dan minum. Tetapi juga mempuasakan indera. Dalam kaitan puasa indera, Imam Besar Masjid Istiqlal mengajak umat agar disiplin membiasakan mata agar tidak melihat aurat yang dapat merusak pahala puasa.

Telinga, jangan larut dalam gosip. Puasa itu seharusnya menghindari bicara dari hal yang tidak penting. Maka, saat Ramadhan yang seiring dengan massa kampanye agar umat juga menjaga ucapan. “Hati-hati jangan kepentingan sesaat tidak kita peroleh pahala Ramadhan,” jelasnya.

Perlu juga, secara seksama mengeluarkan pernyataan. Jemari juga harus berpuasa mengetik pesan di telepon selular dari hal-hal yang tidak selaras dengan keberagamaan dan menimbulkan mudharat. “Pikiran juga harus berpuasa seperti pikiran kotor. Hati kita juga harus bisa berpuasa. Mari evaluasi hidup kita,” pungkasnya. (Ant)

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.