Imigrasi Kelas I Khusus Layani Paspor Atlet Futsal Disabilitas

Editor: Mahadeva WS

338

JAKARTA – Kantor Imigrasi Kelas I Jakarta Barat memberikan pelayanan pembuatan paspor untuk atlet futsal penyandang disabilitas. Mereka adalah atlet  yang hendak bertanding ke Malaysia. 

Kantor Imigrasi Kelas I Jakarta Barat Lumaksono – Foto Lina Fitria

Kanim Kelas I Imigrasi Jakarta Barat Lumaksono menerangkan, program difabel tersebut baru ada di Imigrasi Jakarta Barat. Program tersebut sudah di luncurkan sejak 3 April 2018 lalu.  “Program layanan ini mendapat animo yang cukup tinggi dari masyarakat,” kata Lumaksono di Kantor Keimgirasian Kelas I Jakarta Barat, Kamis (24/5/2018).

Menurut Lumaksono, para atlet disabilitas yang datang untuk membuat paspor ada belasan orang. Mereka akan ikut turnamen di Malaysia. “Ada 16 atlet disabilitas yang kami layani untuk ikut turnamen di Malaysia. Pelayanan ini sangat membantu para difabel karena mereka tidak perlu repot mengantri maupun daftar secara online,” ujarnya.

Pelayanan atlet difabel dibuka setiap Selasa dan Kamis mulai pukul 14.00 WIB sampai selesai. Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Jakarta Barat tidak pernah membatasi kiprahnya untuk terus berupaya memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat.

Lumaksono menyampaikan bahwa pelayanan ini hanya dilakukan seminggu dua kali pelayanan para disabilitas. Dengan 30 orang perharinya.  “Jadi kenapa kami pilih jam dua siang, karena supaya enggak ke ganggu target kouta 400 kami. Biasanya kami bisa layani 30 orang disabilitas setiap hari Selasa dan 30 di Kamis,” paparnya.

Dia berharap dengan adanya pelayanan ini, atlet disabiltas ini bisa mendukung kegiatan pemerintah pusat pada ajang Asian Games 2018 yang akan diselenggarakan pada 18 Agustus 2018.  “Pelayanan sama, semua bayar, tidak ada yang beda-bedain. Setelah bayar paspor akan jadi tiga sampai empat hari kedepan,” jelasnya.

Diketahui para atlet tersebut anggota komunitas perkumpulan penyandang disabilitas Indonesia (PPDI). Mereka memanfaatkan program layanan ke Imigrasian yang berorientasi pada disabilitas dan lanjut usia (Lansia) di Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Jakarta Barat untuk pembuatan paspor. Para atlet sepak bola  yang tergabung dalam Indonesia Amputee Football tersebut akan memenuhi undangan untuk pertandingan sepakbola Pan Disability ke 8 tahun 2018 Kategori Amputasi di Kuala Lumpur Malaysia.

Baca Juga
Lihat juga...