banner lebaran

Jalur Khusus Asian Games 2018 Akan Direalisasi

Editor: Koko Triarko

185
Kepala Badan Pengelola Transportasi Jakarta Bogor Depok Tangerang Bekasi (BPTJ Jabodetabek), Bambang Prihartono, di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Jumat (18/5/2018). –Foto: Lina Fitria

JAKARTA – Kepala Badan Pengelola Transportasi Jakarta Bogor Depok Tangerang Bekasi (BPTJ Jabodetabek), Bambang Prihartono, akan merealisasikan usulan Gubernur DKI untuk membangun jalur khusus di sejumlah ruas tol saat berlangsungnya Asian Games 2018.

“Ada usulan Pak Gubernur, ada jalur khusus di jalan tol, kebijakan Pak Gubernur ini sudah sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat. Kita sudah punya jalur khusus bus di Tol Jagorawi, Jakarta-Tangerang dan Jakarta-Cikampek. Bahkan, ini ada ide membuat jalur khusus ke bandara,” ujar Bambang, saat ditemui di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Jumat (18/5/2018).

Menurutnya, usulan Gubernur DKI, Anies Baswedan ini, memperpendek waktu tempuh perjalanan para atlet ke arena Stadion Glora Bung Karno (GBK). Dia menilai usulan itu harus cepat direalisasikan.

“Nah, pas momen Para Games dan Asian Game nanti ini saya kira idenya sudah sejalan, jadi perlu ada percepatan”, katanya.

Menurut Bambang, jalur khusus untuk Asian Games ini rencananya tak hanya ada di jalan tol, namun juga di jalan non-tol juga akan dibuat jalur yang sama.

“Jadi, prinsipnya kebijakan Pak Gubernur akan kita dukung”, imbuhnya.

Selain itu, untuk jalur non-tol disediakan TransJakarta. Pasalnya, TransJakarta sudah memiliki delapan rute melengkapi transportasi atlet menuju wisma atlet ke venue.

“Jalur non-tol kan sudah ada busway itu kan sekarang. Nah kita bisa memanfaatkan itu. Kalau ditanya baru terbatas di Tol Jakarta-Tangerang, Jagorawi dan Jakarta-Cikampek, ini di tol dalam. Saya tanya, misalnya dari bandara ke Jakarta atau dari venue ke wisma atletnya. Kan ada delapan rute yang kita setting, kita persiapkan untuk rute dari penginapan ke venue-venue,” jelasnya.

Menurutnya, jalur khusus ini akan dicoba dalam waktu dekat. Uji coba jalur khusus ini diharapkan bisa dibarengi dengan uji coba pembatasan truk.

“Ini lagi berproses. Jadi, kebijakan baru finalisasi akhir bulan ini,” ucapnya.

Sebelumnya, Bambang mengatakan, untuk mengantisipasi macet saat gelaran Asian Games, pemerintah akan segera mengujicoba pembatasan truk. Uji coba akan dilakukan bulan Juni pada truk yang melalui tol dari Jawa Barat.

Sementara, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berkomitmen menjadi tuan rumah yang baik untuk perhelatan olahraga Asian Games XVIII 2018.

Agar kegiatan tersebut berlangsung aman, sukses, dan lancar Pemprov DKI siap melakukan manejemen traffic selama perhelatan dari 18 Agustus hingga 2 September 2018.

Menurut Anies, lokasi antara venue pertandingan dengan hotel atau wisma atlet dan official berjarak cukup jauh. Sehingga Pemprov akan membuat kebijakan traffic management dengan penerapan Asian Games Lines atau jaur khusus Asian Games untuk memperluaskan area plat ganjil genap di Jakarta. Serta jalur khusus di tol dan non-tol untuk atlet dan official.

Hal ini dimaksudkan agar atlet dan official dapat datang dengan tepat waktu di venue pertandingan sesuai standar OCA, yakni maksimal 34 menit sebelum pertandingan.

Jika atlet dan official datang terlambat ke venue akan berakibat fatal dan didiskualifikasi.

“Insyaallah yang ke GBK arah Senayan dan ke lokasi-lokasi lain itu terjangkau dalam 30 menit dengan rekayasa lalu lintas,” ujarnya.

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.