Jelang Lebaran, ASDP Bakauheni Siap Operasikan 65 Kapal

Editor: Satmoko

397

LAMPUNG – PT. Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry cabang Bakauheni akan mengoperasikan sebanyak 65 kapal roll on roll off (Roro) layani angkutan Lebaran 2018/1439 Hijriyah.

Jumlah tersebut, menurut Anton Murdianto, General Manager PT. ASDP Indonesia Ferry cabang Bakauheni dari total 69 kapal roro dari belasan perusahaan pelayaran di lintasan Selat Sunda dengan trip rata-rata 90-100 trip per hari.

Sebagian kapal disebutnya merupakan kapal dengan bobot 5.000 GT untuk mengantisipasi penumpukan penumpang dan kendaraan saat arus lebaran.

Anton Murdianto menyebut selain fasilitas kapal, pelayanan angkutan lebaran menggunakan moda transportasi kapal laut dari Sumatera ke Jawa fasilitas dermaga juga telah disiapkan.

Anton Murdianto (kiri) General Manager PT. ASDP Indonesia Ferry cabang Bakauheni [Foto: Henk Widi]
Sebanyak enam dari tujuh dermaga sebagian diperbaiki bagian movable bridge di dermaga lima, fasilitas plat movable bridge dermaga enam sudah selesai diperbaiki. Fasilitas gangway sebagai akses masuk dari loket pembelian tiket juga terus dibenahi untuk memberi kenyamanan pemudik pada angkutan lebaran tahun ini.

Penambahan fasilitas pelabuhan juga dilakukan pada bagian loket pembelian pejalan kaki, tiket kendaraan roda dua, tiket kendaraan roda empat. Penambahan disebutnya dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan pengguna jasa di antaranya loket kendaraan roda dua yang normalnya sebanyak 2 loket ditambah menjadi 14 sebagian besar berupa loket portable dengan tenda.

Loket pembelian tiket kendaraan roda empat semula 8 unit ditambah menjadi sebanyak 17 unit.

Area toll gate pembelian tiket kendaraan pelabuhan Bakauheni Lampung Selatan [Foto: Henk Widi]
“Loket penumpang pejalan kaki yang normalnya saat hari biasa berjumlah hanya lima loket bisa dimaksimalkan menjadi sepuluh loket termasuk untuk pelayanan penumpang yang membeli tiket online,” terang Anton Murdianto, General Manager PT. ASDP Indonesia Ferry cabang Bakauheni saat dikonfirmasi Cendana News, Sabtu (26/5/2018).

Fasilitas untuk pelayanan pemudik angkutan lebaran disebut Anton Murdianto juga berkaitan dengan kesiapan terminal antarmoda pelabuhan Bakauheni. Berkoordinasi dengan Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah VI Bengkulu Lampung, Polres Lamsel, Organda, penyiapan armada kendaraan antarkota dalam provinsi (AKDP) dilakukan dengan uji kelaikan dan pemeriksaan kesehatan pengemudi.

Persiapan kendaraan disebutnya dilakukan mengantisipasi penumpang pejalan kaki kehabisan armada kendaraan saat puncak arus mudik.

Penambahan berbagai fasilitas di ruang tunggu penumpang, ruang pembelian tiket disebutnya ditambah dengan area bermain anak (kid corner) dan penambahan tempat penambah daya baterai telepon seluler (charger box).

KMP Dharma Rucitra I milik PT. Dharma Lautan Utama siap sandar di dermaga 3 pelabuhan Bakauheni Lampung [Foto: Henk Widi]
Jumlah pengguna alat komunikasi yang semakin bertambah membuat pihak PT. ASDP cabang Bakauheni menyediakan fasilitas charger box dengan total fasilitas pengecasan berjumlah ratusan unit di lobi lantai bawah dan lantai dua sebelum masuk ke kapal.

“Fasilitas bermain anak yang nyaman diberikan untuk memfasilitasi penumpang pejalan kaki yang membawa serta anak,” beber Anton Murdianto.

Fasilitas keamanan dan pengamanan meliputi sarana closed circuit television (CCTV) disebutnya juga didukung pengamanan dari TNI AL dan Polres Lampung Selatan.

Pengamanan di area pelabuhan mengantisipasi munculnya tindak kriminalitas di lingkungan pelabuhan terutama saat angkutan lebaran. Fasilitas area parkir berkapasitas ribuan kendaraan dari dermaga 1 hingga dermaga 7 juga dipersiapkan untuk angkutan lebaran tahun ini.

Baca Juga
Lihat juga...