Jumlah Penumpang Angkutan Darat di NTB Terus Menurun

Editor: Koko Triarko

250

MATARAM – Kepala Angkutan Darat Damri Mataram, mengatakan keberadaan transportasi udara mengakibatkan jumlah penumpang yang menggunakan transportasi darat saat libur lebaran cenderung menurun setiap tahun.

“Kalau penurunan sudah pasti terjadi, karena keberadaan angkutan udara, karena baik dari sisi kenyamanan dan waktu, jelas lebih baik dan cepat, maka banyak masyarakat lebih memilih transportasi udara, terutama saat liburan lebaran”, kata Kepala Damri Mataram, Sumijan, Selasa (22/5/2018).

Kepala Damri Mataram, Sumijan/Foto: Turmuzi

Menurutnya, masyarakat ketika dihadapkan banyak pilihan jelas akan memilih yang lebih praktis, cepat dan hemat dari sisi waktu, maka wajar banyak masyarakat memilih menggunakan transportasi udara untuk liburan lebaran.

Karena itu, katanya, wajar kemudian terjadi penurunan penumpang sebagai imbasnya dan kondisi tersebut dirasakan semua pengusaha jasa angkutan.

Menghadapi kondisi tersebut jelas tidak bisa, sebagai pengusaha tidak bisa perang dalam laut merah, harus mencari pangsa pasar lain serta berinovasi dan berkreasi.

“Jika dalam situasi dan pasar yang sama tidak mampu bertahan, jelas akan bangkrut, maka pangsa pasar lain sekarang ini mulai disasar seperti sektor pariwisata, di situ peluangnya sangat menjanjikan”, katanya.

Ditambahkan, selain transportasi udara, keberadaan taksi online juga turut mempengaruhi penurunan jumlah penumpang, apalagi taksi online bodong tidak berizin yang saat ini sedang ditertibkan Dinas Perhubungan NTB.

Untuk menunjang kebutuhan transportasi darat bagi masyarakat yang hendak mudik dan liburan lebaran tahun ini, Damri menyiapkan 83 angkutan, baik ke Pulau Sumbawa NTB maupun menyeberang ke Pulau Jawa.

Padli, salah satu sopir bus di Mataram, mengaku setiap tahun jumlah penumpang yang menggunakan transportasi darat setiap tahun cenderung menurun.

Kondisi tersebut secara langsung juga berpengaruh terhadap pendapatan para sopir bus yang menurun, karena dalam satu bus terkadang tidak semua kursi terisi penuh.

Baca Juga
Lihat juga...