Kapolres Sikka Keluarkan Enam Himbauan Terkait Kamtibmas

Editor: Mahadeva WS

183

MAUMERE – Dalam rangka menjaga toleransi serta kerukunan antar umat beragama di Kabupaten Sikka Kapolres Sikka AKBP Rickson PM Situmorang mengeluarkan 6 poin himbauan kepada masyarakat. Upaya tersebut dilakukan untuk menjaga kondusifitas situasi selama Ramadhan sampai Idul Fitri 1439 H.

Kapolres Sikka AKBP Rickson PM Situmorang,SIK. Foto : Ebed de Rosary

“Senantiasa menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat agar tetap kondusif agar selama menjalankan ibadah puasa Ramadhan bisa berjalan aman, tertib dan damai,” sebut Kapolres Sikka AKBP Rickson PM Situmorang, SIK, Rabu (23/5/2018).

Himbauan selanjutnya adalah, secara tegas melarang masyarakat membunyikan petasan, mercon, meriam bambu atau barang sejenisnya yang menimbulkan bunyi ledakannya. Hal tersebut dikarenakana dapat mengganggu ketenangan warga, membahayakan diri sendiri, orang lain dan dapat menimbulkan bahaya kebakaran.

Kemudian, untuk mencegah kecelakaan lalu lintas, diharapkan masyarakat yang mengendarai kendaraan roda dua dan roda empat selalu mengecek kelengkapan kendaraannya. Setiap pengendara diminta berhati-hati dan mematuhi peraturan lalu lintas serta tidak melakukan pawai atau arak-arakan kendaraan bermotor di jalan raya.

Masyarakat, yang hendak bepergian diminta memastikan pintu rumah dan jendela sudah tertutup dan dikunci. “Jangan lupa mematikan api kompor atau api tungku di dapur agar tidak menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan seperti pencurian dan kebakaran,”tandasnya.

Himbauan selanjutnya, masyarakat diminta menghindari perbuatan melawan hukum dan penyakit masyarakat lainnya seperti judi, Narkoba, Miras, video porno, prostitusi, senjata tajam, knalpot racing dan premanisme yang dapat merugikan diri sendiri dan orang lain.

Apabila mendapati orang yang melakukan tindak pidana atau mengganggu keamanan, masyarakat diminta jangan main hakim sendiri dan memilih melaporkannya kepada pihak kepolisian terdekat.

“Pelaku hendaknya diserahkan ke polisi untuk diproses sesuai aturan hukum yang berlaku.Masyarakat dapat menghubungi nomor telepon sentra pelayanan Polres Sikka di nomor 082144600888,” tegasnya.

Plt.Bupati Sikka Drs.Pulus Nong Susar meminta, ketua RT dan ketua RW di Kabupatan Sikka, khususnya di Kota Maumere untuk memperketat pengawasan orang asing dan pendatang baru. Masyarakat pendatang diminta untuk melaporkan keberadaan dalam tempo 1X24 jam.

“Saya sudah perintahkan ketua RTdan ketua RW di seluruh Kabupaten Sikka untuk memperketat pengawasan orang asing dan pendatang baru pasca aksi teroris yang terjadi di beberapa wilayah Indonesia kahir-akhir ini,” sebutnya.

Pengawasan dan pelaporan keberadaan orang baru yang masuk dibutuhkan untuk meminimalkan resiko ancaman teroris dan membantu memberikan rasa aman kepada warga setempat. Oleh karenanya, para ketua RT dan ketua RW diminta melakukan pemantauan kehadiran pendatang baru atau orang asing yang masuk di wilayahnya masing-masing.

Baca Juga
Lihat juga...