Kekuatan Tidak Utuh, PSS Tetap Incar Poin Penuh

Editor: Mahadeva WS

299
Seto saat memberikan keterangan pers sebelum menjamu Martapura FC di Stadion Maguwo, Rabu petang. Foto: Sodik

SLEMAN – PSS Sleman bakal mendapat ujian hebat dari Martapura saat kedua tim bentrok dalam lanjutan kompetisi Liga 2 musim 2018 di Stadion Maguwoharjo, Rabu (16/5/2018) petang. Kemenangan menjadi harga mati yang dipatok Super Elang Jawa.

Tambahan tiga angka akan membuat tim asuhan Seto Nurdiyantara tetap berada di posisi tiga besar klasemen Grup Timur. Tapi, target itu tidak akan mudah diwujudkan karena lawan yang akan dihadapi, Martapura FC, cukup tangguh. Sementara kondisi PSS juga sedang dalam kondisi tidak terbaik.

Super Elang Jawa dalam kondisi pincang menyusul absennya sejumlah pemain. Irkham Zahrul Mila, Syamsul Bachri Chaeruddin absen karena masih dalam masa pemulihan cedera. Sementara kiper Ega Rizky harus izin karena melangsungkan pernikahan.

Seto juga masih memantau kondisi striker I Made Wirahadi yang belum bisa dipastikan turun melawan Martapura FC. Meski sudah bergabung dalam sesi latihan, Binter yang mengalami cedera pada ankle akibat terjangan kiper Persegres di dalam kotak pinalti masih dalam masa pemulihan.

Seto sendiri mengaku cukup optimistis anak asuhnya bakal tampil baik. Minimnya recovery setelah lawatan ke Biak Numfor dinilai tidak bisa dijadikan alasan dalam proses mempersiapkan tim. Untuk mempercepat pemulihan, khususnya mental, Seto bahkan melakukan pendekatan personal secara khusus.

Pendekatan ini sekaligus untuk mengubah mindset agar selalu siap menghadapi pertandingan dengan lebih optimis. “Tim ini sedang kami bangun lagi, kami mendekatkan secara personal dari hati ke hati untuk mengembalikan motivasi pemain,” paparnya.

Seto mengaku ia belum tahu persis kekuatan calon lawaan. Namun secara umum ia menyadari Martapura memiliki serangan yang berbahaya dan harus diwaspadai agar tidak kembali mengulang kesalahan di laga kandang ketika menjamu Madura FC di laga pekan kedua.

“Mereka tim yang sudah jadi dan kuat, permainan sudah enak dilihat. Sementara saya ini mengobati tim yang sedang terluka. Tapi fokus utamanya memang menyiapkan tim sendiri. Sebelumnya menang di Biak, tapi saya belum puas dengan permainannya,” ujarnya.

Baca Juga
Lihat juga...