Kerajinan Gelas Lukis Diminati Wisatawan Asing

Editor: Mahadeva WS

446

BADUNG – Kerajinan gelas lukis atau yang lebih dikenal dengan istilah Glasspainting asal Bali diminati wisatawan. Peminatnya lebih banyak wisatawan dari Eropa dan Amerika.

Salah seorang pengrajin gelas lukis Suryadi menyebut, pesanan gelas lukis setiap bulannya terus meningkat. “Alhamdulillah setiap tahun terus meningkat. Apalagi menjelang libur akhir tahun. Selain domestik, pesanan juga datang dari wisman seperti dari Eropa dan Amerika,” ucap pria yang akrab disapa Yadik ini, Kamis (31/5/2018).

Beraneka ragam warna serta pola yang digambar, seperti gambar pemandangan dan logo tertentu disiapkan. Melukis dengan media gelas disebut, susah-susah gampang. Setiap gelas memiliki karakteristik tersendiri. Melihat media gelas yang cenderung tidak sama antara satu gelas dengan gelas lainnya, mempengaruhi proses pemilihan cat.

Proses pengerjaan kerajian Gelas Lukis.-Foto: Sultan Anshori.

Hal itu berpengaruh pada  warna yang sesuai dengan pola dasar gelas yang ingin dilukis. Diantara sekian banyak pola lukisan yang dibuat, yang paling sulit dibikin adalah lukisan pemandangan dan logo merek, karena harus digambar hingga sedetail mungkin.

Kebanyakan pembeli memesan dengan gambar khusus. Dalam sehari ia mampu mengerjakan setidaknya 20 lusin gelas dengan berbagai macam ukuran serta pola gambar.

Glasspainting merupakan ketrampilan melukis di media gelas atau kaca. Kerajinan kaca yang satu ini mempunyai nilai seni aneka ragam warna yang sangat indah. Kerajinan kaca ini berbeda dengan kaca-kaca dekorasi, yang biasa dijumpai di toko-toko souvenir atau toko kerajinan. Produk glasspainting sering disebut juga sebagai decorative glass painting salah satunya dengan menggunakan media gelas kaca. Sementara untuk menggambar gelas ini mengunakan teknik air brush.

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.