Koperasi Harus Bisa Memberi Manfaat Bagi Masyarakat

Editor: Mahadeva WS

211

MAUMERE – Kehadiran koperasi di Kabupaten Sikka diharapkan membawa manfaat bagi pertumbuhan dan perkembangan perekonomian masyarakat di daerah tersebut.

Koperasi sebagai soko guru perekonomian telah terbukti mampu meningkatkan kesejahteraan anggota dan masyarakat kabupaten Sikka. “Namun dalam perjalannya koperasi mengalami kemunduran dari aspek kualitas meskipun secara kuantitas jumlah koperasi maupun kelompok pra koperasi di Kabupaten Sikka tumbuh dengan pesat,” ungkap Kepala Seksi SDM  Dinas Koperasi dan Perdagangan Kabupaten Sikka Florianus Flavianus, Kamis (17/5/2018).

Florianus menyebut kondisi tersebut dipengaruhi ketidakmampuan koperasi menyesuaikan diri terhadap perubahan dalam ruang lingkup bisnis global. Pembangunan Koperasi harus sejalan dengan pembangunan insan koperasi, khususnya para pengurus koperasi melalui Pendidikan dan Pelatihan Manajemen Pengelolaan Koperasi.

Dengan pelatihan nantinya akan tercipta Sumber Daya Manusia (SDM) Koperasi yang berdedikasi tinggi dan bertanggungjawab. SDM yang bisa mengelola kegiatan perkoperasian terutama pada aspek Pengelolaan Administrasi Keuangan Koperasi.

Florianus menambahkan, pelaksanaan pendidikan dan pelatihan manajemen pengelolaan bagi pengurus Koperasi dan KUD tingkat kabupaten Sikka untuk memberikan pemahaman tentang pentingnya menata manajemen pengelolaan koperasi. Baik dari aspek kelembagaan, permodalan, usaha serta aspek pengelolaan administrasi keuangan koperasi.

“Kegiatan pendidikan dan pelatihan penting untuk mengembangkan potensi, pola pikir dan wawasan para pengurus koperasi dalam berbagai aspek perkoperasian. Juga untuk mengembangkan koperasi yang berkualitas dalam pengelolaan Usaha Simpan Pinjam sesuai regulasi perkoperasian yang berlaku,” tuturnya.

Plt.Bupati Sikka Drs.Paolus Ning Susar (kiri) bersama Kepala Dinas Perindustrian, Koperasi dan UKM kabupaten Sikka Ir.Lukman,Msi – Foto : Ebed de Rosary

Plt.Bupati Sikka Drs.Paulus Nong Susar mengatakan, sudah selayaknya masyarakat bersyukur karena ikut merasakan perjalanan koperasi di Sikka khususnya dan NTT umumnya. Sikka disebutnya, sebagai kabupaten penggerak koperasi di NTT.

Menyikapi peran strategis koperasi di tengah kehidupan perekonomian masyarakat, pemerintah menyadari masih banyak kekurangan yang terjadi di dalam pengelolaan koperasi di kabupaten Sikka oleh para pengurusnya.

“Kemampuan pengurus dalam mengelola administrasi kelembagaan maupun administrasi keuangan masih lemah. Akibatnya pelayanan kepada masyarakat atau anggota menjadi terhambat,” ungkapnya.

Berkenaan dengan hal tersebut, pemerintah daerah berupaya untuk memajukan peran koperasi di kabupaten Sikka. Pendidikan dan pelatihan manajemen pengelolaan koperasi dilakukan secara komperehensif dan berkesinambungan.

“Kita harus  mampu  menerapkan keterampilan  dan peningkatan pengetahuan serta sumber daya manusia dalam pengelolaan usaha koperasi sehingga akan memberikan manfaat yang lebih bagi koperasi itu sendiri dan mendorong meningkatkan pertumbuhan ekonomi di kabupaten Sikka,” pungkasnya.

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.