KPK Tanggapi Temuan Sekarung KTP-El

Editor: Koko Triarko

210
Kabiro Humas KPK, Febri Diansyah. –Foto: Eko Sulestyono

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), memastikan temuan ribuan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-El) yang tercecer di Jalan Kota Bogor, Jawa Barat, bukan merupakan barang bukti kasus dugaan korupsi proyek pengadaan KTP-El.

Hal tersebut disampaikan, menanggapi pemberitaan ditemukannya sekarung KTP-El yang kebanyakan merupakan milik warga Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel).

Kabiro Humas KPK, Febri Diansyah, saat dikonfirmasi wartawan di Gedung KPK Jakarta, Senin (28/5/2018) menjelaskan, bahwa KTP-El yang ditemukan tersebut dipastikan tidak termasuk dalam daftar barang bukti terkait penanganan kasus perkara dugaan tindak pidana korupsi (Tipikor) proyek pengadaan KTP-El.

“Saya sudah menanyakan terkait temuan KTP-el tersebut ke penyidik KPK, mereka memastikan KTP-el yang ditemukan tersebut bukan bagian dari penyelidikan maupun penyidikan yang sedang berjalan terkait kasus dugaan korupsi proyek pengadaan KTP-el”, kata Febri Diansyah.

Pernyataan yang disampaikan Kabiro Humas KPK tersebut, membantah penjelasan yang disampaikan sebelumnya oleh Zudan Arif Fakrulloh, Direktur Jenderal (Dirjen) Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia.

Sebelumnya, Zudan mengatakan kepada wartawan, bahwa temuan blangko maupun alat rekam KTP elektronik atau KTP-El tersebut, merupakan salah satu barang bukti yang dipergunakan penyidik KPK terkait penanganan kasus korupsi proyek pengadaan KTP-El, yang berpotensi merugikan anggaran keuangan negara sebesar Rp2,3 triliun.

Baca Juga
Lihat juga...