KPU Jateng Maksimalkan Pemilih Disabilitas di Pilkada

Editor: Mahadeva WS

528

SOLO – Perhelatan Pemilihan Gubernur Jawa Tengah (Jateng) menjadi tantangan tersendiri bagi penyelenggara pemilu untuk melayani kaum disabilitas. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sukoharjo, Solo, Jawa Tengah, berupaya mengakomodir warga difabel dengan menggelar whorshop khusus. 

Komisioner KPU Jateng Diana Arianti menjelaskan, KPU Jateng berusaha lebih cermat dalam mempersiapkan proses Pemilihan Gubernur (Pilgub)  27 Juni 2018 mendatang. Salah satunya dengan memantapkan koordinasi untuk pemilih penyandang disabilitas.

“Pemilu kali ini kita lebih siap dalam penanganan pemilih penyandang disabilitas. Salah satunya dengan mengklasifikasikan kecacatan dan memantapkan mapping data TPS,” urai Diana saat workshop pemilih difabel, Kamis (31/5/2018).

Melalui pemeta-an, diharapkan warga disabilitas di Jateng bisa mendapatkan hak-haknya dengan baik pada saat pemungutan suara. Termasuk dalam menyediakan berbagai fasilitas pendukung pemilih disabilitas. Persiapan fasilitas pendukung disabilitas ini baik Tempat  Pemungutan Suara (TPS) ramah difabel, maupun template khusus.

Template nanti berbentuk seperti map. Surat suara akan dimasukkan ke dalam template sehingga pemilih tunanetra bisa meraba untuk memilih angka dan mencoblosnya. Untuk template, kita siapkan 63 ribu,” jelasnya.

Data KPU menyebut, di Jateng ada 60.124 penyandang disabilitas yang masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT). Jumlah tersebut mencakup 0,2 % dari jumlah DPT Jateng yang mencapai 27 juta lebih pemilih.

Dewan Pimpinan Daerah Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia (DPD HWDI) Jawa Tengah, Ir. Yuktiasih Proborini mengapresiasi upaya yang dilakukan KPU Jateng. Dinilainya, persiapan Pilgub kali ini jauh lebih baik dibanding dari pada pelaksanaan sebelumnya.

“Ada beberapa rekomendasi yang  kami sampaikan kepada KPU. Salah satunya terkait  akses bagi penyandang yang rumahnya jauh dari TPS dan atau memiliki keterbatasan gerak langkah, sebaiknya ada perlakuan khusus. Misalnya dijemput atau pelaksanaan pencoblosan bisa ditempat, tentu dapat memudahkan,” pungkasnya.

Baca Juga
Lihat juga...