Masjid Raya Sumatera Barat Sediakan Kurma 2 Ton

Editor: Mahadeva WS

231

PADANG – Masjid Raya Sumatera Barat menyediakan kurma sebanyak dua ton untuk berbuka puasa selama Ramadhan 1439 Hijriyah. Masjid terbesar di bumi Minangkabau tersebut menyediakan takjil gratis bagi umat muslim yang berbuka puasa.

Ketua Pengurus Masjid Raya Sumatera Barat Ali Asmar mengatakan, hidangan buka puasa disediakan untuk masyarakat yang singgah untuk menjalani Salat Magrib namun tidak sempat membeli atau membawa bekal untuk berbuka. Sarana takjil tersebut tidak sepenuhnya dilakukan dari pengurus masjid, tetapi juga ada beberapa pihak yang bersedekah untuk memberikan takjil gratis.

Khusus di Ramadhan ini, telah ada 2 ton kurma untuk dibagikan bagi umat muslim yang berbuka puasa di Masjid Raya Sumatera Barat. “Jadi takjil yang kita sediakan itu ada teh manis dan memberikan kurma. Karena memakan buah kurma sebelum mencicipi makanan lainnya adalah Sunah Rasul,” katanya, Rabu (23/5/2018).

Ketua Pengurus Masjid Raya Sumatera Barat Ali Asmar/Foto: M. Noli Hendra

Ali Asmar menyebut, jika pada tahun-tahun sebelumnya takjil yang disedikan adalah nasi bungkus. Maka menu berbuka tahun mengalami perbedaan karena tidak ada nasi bungkus. Tidak disediakannya nasi kotak, karena pada tahun lalu, cukup banyak nasi kotak yang disediakan tersisa setiap harinya.

Kondisi tersebut dikarenakan, jumlah masyarakat yang berbuka di masjid selalu berubah-ubah, terkadang sedikit dan terkadang ramai. “Ya, setiap hari itu dulu nasi kotaknya selalu tersisa. Jadi kita putuskan untuk memberikan teh manis dan kurma saja. Meski terlihat sederhana, namun takjil yang disediakan sangat mambantu masyarakat yang belum sempat berbuka di rumah,” ujarnya.

Ketua Harian Masjid Raya Sumbar H. Yulius Said mengatakan, kurma sebanyak dua ton yang ada di Masjid Raya Sumatera Barat tidak hanya khusus dibiarkan tersedia di Masjid Raya Sumatera Barat saja. Dua ton kurma itu juga bisa dibagi-bagikan ke sejumlah masjid-masjid di Sumbar yang ingin mendapatkan bantuan kurma gratis.

“Bagi pengurus masjid yang menginginkan kurma untuk dibagi-bagikan sebagai takjil, bisa langsung berkoordinasi melalui Dewan Masjid Indonesia (DMI) kabupaten dan kota,” jelasnya.

Setiap masjid berhak mengajukan kebutuhan kurma antara lima hingga 10 kilogram. Dari kebutuhan itu, nantinya akan ditentukan dibagikan dari ketersediaan kurma yang ada. “Di Sumbar ini cukup banyak masjid, maka dari itu jika ada yang menginginkan akan ditentukan berapa jumlah kurma yang bisa dibagikan ke masjid-masjid,” sebutnya.

Selain dari kegiatan menyediakan takjil gratis, pengurus Masjid Raya Sumatera Barat juga melaksanakan sejumlah kegiatan seperti, tahsin baitul qur’an atau menyempurnakan bacaan Al-qur’an mulai dari Senin hingga Kamis pukul 10.00-12.00 siang.

Pada Sabtu dan Minggu ada kegiatan Subuh Mubarak seperti, ceramah dan tanya jawab. Kegiatannya  berlangsung antara pukul 10.00 sampai 12.00 siang. Untuk peserta Subuh Mubarak, sudah mencapai 500 orang yang berasal dari kabupaten dan kota di Sumbar. “Terbanyak, dari Kota Padang, menyusul Bukittinggi dan Padang Panjang. Ini pesertanya umum mulai dari mahasiswa, orangtua, hingga anak-anak,” pungkasnya.

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.