Mendag: Kita Harus Lebih Siap Dengan Pasar Bebas

Editor: Mahadeva WS

244

BADUNG – Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita menyebut, perdagangan bebas dan keterbukaan dapat menjadi cara untuk maju dan berkompetisi dengan negara lain.

Enggartiasto menyebut, Presiden Joko Widodo meminta Indonesia tidak boleh tertinggal dari negara lain. Indonesia diharapkan untuk terus maju dengan membuka diri.

“Sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo, Indonesia tidak boleh tertinggal dari negara lain, baik dalam hal ekspor maupun pertumbuhan ekonomi. Kita bisa terus maju dengan membuka diri dan mengambil manfaat dari perjanjian perdagangan bebas dibandingkan dengan negara lain. Dengan membuka diri, kita juga membuka peluang untuk berkembang dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi,” tutur Enggartiasto saat memberikan Kuliah Umum pada acara Pra-Wisuda ke-126 dan Studium Generale ke-XX Universitas Udayana, Bali, yang berlangsung hari ini, Jumat (25/5/2018).

Oleh sebab itu, untuk menghadapi masuknya produk luar karena perdagangan bebas, Indonesia harus mampu meningkatkan kualitas produk dalam negeri. Serta mampu menjaga agar harga produk tetap kompetitif sehingga dapat bersaing dengan produk luar negeri.

“Dengan demikian, kita dapat memenuhi pasar dalam negeri dengan produk dalam negeri sekaligus melakukan ekspor. Kita jangan hanya menjadi pasar bagi negara luar, tetapi juga dapat memasarkan ke luar,” imbuhnya.

Dalam kesempatan tersebut, Mendag juga berpesan kepada para calon wisudawan, kunci menjadi maju adalah jangan pernah berpikir untuk instan. Serta mau untuk menjaga komitmen.

“Dalam perjalanan, komitmen kita yang akan diuji dan kita harus dapat memegang komitmen kita sendiri. Kami membutuhkan putra-putri terbaik dari Universitas Udayana untuk turut memajukan negeri ini. Mari berbuat yg terbaik untuk bangsa ini,” pungkas Pria lulusan salah satu perguruan tinggi di Bandung tersebut.

Baca Juga
Lihat juga...