Meski Tunarungu, Mufi Tetap Semangat Berkarya

Editor: Mahadeva WS

454
Mufi (Foto Akhmad Sekhu)

JAKARTA – Memiliki keterbatasan kemampuan mendengar alias tunarungu tak menghalangi seniman tari Mufi untuk berkarya. Mufi menilai, tuna rungu-pun bisa maju, bisa menjadi apapun yang diinginkan, seperti orang pada umumnya.

Sejak kecil, Mufi suka tampil menari. Saat ini sebagai penari, sudah semakin banyak lagi kreatifitas yang dihasilkannya. Selain menari, Dia juga melakukan berbagai aktifitas kesenian, seperti bermain teater, menjadi model video klip, main film dan kegiatan kesenian lainnya.

“Saya deg-degan karena ini pertama kali performance seperti itu, “ kata Mufi melalui bahasa isyarat yang diterjemahkan oleh seorang penerjemah bahasa isyarat, seusai tampil menari dalam acara Festival Ini Cerita Kita “Pengalaman dalam Sunyi” di Auditorium Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, Jumat (25/5/2018).

Pemilik nama lengkap Hasna Mufidah Bani Mostavan itu menyebut, sudah biasa melakukan performance. Tapi kali ini penampilannya dilakukan di depan banyak tamu penting. “Saya tidak latihan tapi langsung performance, sebenarnya tadi ada yang performance tapi karena tidak datang jadi saya yang menggantikan,“ bebernya.

Pekerjaan Mufi adalah desainer interior. Tetapi memiliki hobi menari yang sudah dilakukan sejak kecil hingga saat ini.  “Saya selalu ingat pesan dari Maryam, pelatih penari saya untuk terus dan terus berlatih menari. Tidak usah merasa ada hambatan,“ ungkapnya dengan bersemangat.

Keluarga Mufi bukan keluarga seniman, tetapi keluarga dokter. Dan dari keluarga tersebut hanya Dia yang suka menari. “Sejak kecil saya memang sudah sering performance menari, “ tegasnya.

Dalam acara Festival Ini Cerita Kita “Pengalaman dalam Sunyi”, diputar film pendek berjudul ‘Toko Musik’ dimana Mufi menjadi pemeran utamanya. Sebuah film yang berkisah tentang karyawan tunarungu bekerja di sebuah toko musik yang identik dengan suara dan nada, sangat kontradiktif. Meski terhambat berkomunikasi, sang karyawan tak pernah patah semangat. Ia menemukan cara untuk berkomunikasi dengan teman dengar.

Baca Juga
Lihat juga...