Nilai Impor Indonesia Naik 11,28 Persen

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

215

JAKARTA — Berbeda dengan Nilai Ekspor Indonesia di April 2018 Turun 7,19 Persen, nilai impor Indonesia secara keseluruhan mengalami peningkatan yang cukup signifikan yakni mencapai 16,09 miliar Dolar Amerika (USD) atau naik 11,28 persen.

Kepala BPS Pusat Suhariyanto menjelaskan, jika dibandingkan dengan sebelumnya, peningkatan nilai impor Indonesia sepanjang April 2018 memang bisa dikatakan sangat tinggi.

disebutkan, perkembangan nilai impor Indonesia sepanjang April 2018 juga mengalami peningkatan sebesar 34,68 persen jika dibandingkan pada bulan yang sama tahun sebelumnya.

“Perkembangan nilai Impor Indonesia sepanjang bulan April 2018 dilaporkan mengalami peningkatan yang cukup tinggi yaitu sebesar 11,28 persen jika dibandingkan dengan nilai impor Indonesia pada Maret 2018, bahkan meningkat sebesar 34,68 persen jika dibandingkan tahun sebelumnya,” kata Suhariyanto di Jakarta, Selasa (15/5/2018).

Sementara itu impor non migas sepanjang April 2018 dilaporkan mencapai 13,77 miliar USD atau mengalami kenaikan sebesar 12,68 persen persen jika dibandingkan dengan Maret 2018. Jika dibandingkan dengan April 2017 cenderung mengalami peingkatan sebesar 33,69 persen.

Sedangkan impor migas sepanjang April 2018 dilaporkan mencapai 2,32 miliar USD atau mengalami kenaikan sebesar 3,62 persen jika dibandingkan impor migas sepanjang Maret 2018 atau bulan sebelumnya. Impor migas April 2018 dilaporkan juga mengalami kenaikan sebesar 40,89 persen jika dibandingkan tahun sebelumnya atau April 2017.

Peningkatan impor non migas terbesar sepanjang April 2018 jika dibandingkan Maret 2018 terjadi pada golongan mesin dan peralatan listrik yang mencapai 315,3 juta USD atau 20,87 persen. Sedangkan penurunan terbesar terjadi pada komponen golongan kapal laut dan bangunan terapung sebesar 47,7 juta atau 36,55 persen.

“Nilai impor semua golongan penggunaan barang baik barang konsumsi, bahan baku/penolong dan barang modal selama Januari hingga April 2018 dilaporkan mengalami peningkatan jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, masing-masing 26,09 persen, 21,86 persen dan 31,04 persen” pungkas Suhariyanto.

Baca Juga
Lihat juga...