banner lebaran

Pasca Bom Surabaya, Pengamanan Bandara Frans Seda Diperketat

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

193

MAUMERE — Bandara Frans Seda Maumere diperketat dengan melibatkan pihak TNI dan kepolisian guna memberikan rasa aman kepada penumpang pasca aksi terorisme di tiga gereja di Surabaya serta rumah susun di Sidoarjo.

“Sesuai dengan instruksi dari Direktorat Jenderal (Dirjen) Perhubungan Udara Departemen Perhubungan RI, kami diminta untuk meningkatkan pengamanan di Bandara. Kami telah berkordinasi dengan TNI dan Polres Sikka untuk menempatkan personel di Bandara,” sebut Kepala Bandara Frans Seda Maumere Yohanes R.Keraf, Senin (14/5/2018).

Dikatakan, selama ini memang ada TNI AU dan Polisi Bandara namun dengan adanya kejadian tersebut, pengamanan lebih diperketat dengan memantau segala areal termasuk terminal penumpang.

“Areal ruang tunggu dan landasan pacu selalu kami periksa keamanannya. Juga fasilitas umum lainnya seperti rumah makan dan mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) di terminal penumpang,” terangnya.

Setiap hari, kata Yohanes, ada penerbangan dari Kupang dan Denpasar sehingga Bandara Frans Seda sama dengan Bandara Komodo di Labuan Bajo yang selalu dipenuhi penumpang. Banyak juga wisatawan asing yang datang dan mereka jadi prioritas pengamanan.

Kepala bandara Frans Seda Maumere
Kepala Bandara Frans Seda Maumere Yohanes R.Keraf. Foto : Ebed de Rosary

Hendrikus Gasi, salah seorang penumpang yang ditemui Cendana News di Bandara Frans Seda mengakui kasus bom bunuh diri membuat dirinya sedikit was-was bila bepergian ke luar daerah.

“Saya lebih memilih menghindari tempat-tempat yang ramai seperti pasar atau swalayan dan selalu berhati-hati saat berada di terminal penumpang Bandara. Memang aksi terorisme tidak kita duga namun kita juga harus bisa waspada terhadap gerak-gerik orang yang mencurigakan,” tuturnya.

Hendrikus berharap agar aparat keamanan bisa melakukan pengamanan dan menangkap para terorisme sehingga bisa memberikan rasa aman kepada masyarakat. Negara harus menjamin keamanan setiap warga negaranya sehingga tidak membuat siapapun takut bila berada di tempat manapun.

“Tentu kita semua mengutuk aksi terorisme ini namun kita sebagai pribadi juga perlu meningkatkan kewaspadaan diri termasuk menjaga keamanan dan ketertiban di komplek tempat tinggal kita dan menginformasikan kepada aparat keamanan bila menemukan hal-hal yang mencurigakan,” pungkasnya.

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.